Kesenian Jawa : Kreativitas Yogya Kota Berbudaya

0 198

Raden Anoman dengan gagah berani menggempur Negara Alengka yang dipimpin Prabu Rahwana. Wadyabala kera yang dipimpinnya mampu meluluhlantakan negara dengan mayoritas penduduk raksasa tersebut. Tujuan Anoman jelas, menyelamatkan Dewi Sinta, istri Prabu Rama yang diculik Rahwana. Itulah cerita singkat fragmen tokoh Anoman persembahan kontingen Kecamatan Mergangsan mengawali street art Pawai Budaya Jogja 2016 mengangkat tema ‘Wayang Jogja Night Carnival’ sebagai puncak peringatan HUT ke-260 Kota Yogyakarta di seputaran Tugu Pal Putih Yogyakarta, Jumat (07/10/2016) malam.

Melalui kegiatan ini mampu makin mengukuhkan Yogyakarta sebagai Kota Budaya, Kota Toleransi sehingga layak menjadi tujuan utama kunjungan wisatawan

tutur Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengawali karnaval. Menurut Sultan, dunia seni penuh kreativitas tak terbatas. Sifatnya yang universal memungkinkan ada saling silang, adaptasi hingga akulturasi di bidang seni budaya.

Kegiatan ini sebagai ajang interaksi antara budaya tradisional khususnya wayang dengan media modern berupa street art. Sehingga karnaval ini menjadi hiburan spektakuler, mengukuhkan Yogya kota berbudaya dan berperadaban, penuh toleransi sehingga menyejukkan. Jika ada dialog imajiner, pendiri kota ini tidak akan mengira kota yang didirikan dari kota antik yang anggun menjadi kota dinamis penuh kreativitas

tandas Sultan. Sementara Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menyebut kegiatan ini merupakan persembahan seluruh entitas Kota Yogya. Peran masyarakat begitu penting sehingga terwadahi.

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/isiberita.QgB6rrblVOxEj8JHlhsJsLza0sYyHyJDOa80BgSGn_SabLJKFw1RTVYDI5YTrDWRjJqDZamczP-1k6Jtj1lwhw
Comments
Loading...