Kesenian Jawa : Ketepel (Bandring), Mainan Dahan

0 15
Mainan yang menggunakan dahan yang “nyagak” bercabang dua diusahakan yang seimbang. Mainan ini adalah termasuk mainan yang populer dan masih bertahan, meskipun penggunaannya berbeda dengan masa lalu, yaitu untuk berburu tetapi masa sekarang hanya digunakan untuk belajar menembak sasaran. Mainan ini meskipun pertahanan tetapi sangat jarang sekali dimainkan karena dianggap arang tua berbahaya jika mengenai orang, Hal ini terjadi karena anak sekarang yang tidak mempunyai “litingeren” artinya seorang anak yang mempunyai rasa yang tinggi, kepekaan, dan wawasan, berbeda dengan anak pada anak-anak dahulu atau yang hidup dipedesaan.
Kepekaan mereka sangat tinggi terhadap rasa dan wawasan alamnya. Bandring atau ketepel dianggap mainan yang berbahaya, dan akhirnya banyak dihindari dan tidak di mainkan. Mainan yang memakai tiga material yaitu kayu, karet, dan kulit. Kayu sangat mudah sekali mendapatkannya untuk material karet biasanya mereka menggunakan bahan-bahan yang ada dari mulai menggunakan karet kotor karet untuk celana pendek, karet ban bagian dalam, sampai karet gelang yang di “untun” di rangkai seperti rantai.
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=1019&lang=id

Leave A Reply

Your email address will not be published.