Kesenian Jawa : Kerodong, Bagian Busana Topeng

0 195

Kerodong adalah bagian busana topeng Cirebon yang dikenakan pada bagian punggung yang berjuntai dari pundak sampai batas pinggang dan di bagian depannya melintang sampai pada bagian dada. Kerodong adalah selendang yang dilipat menjadi setengah dari lebar asalnya. Demikian pula panjangnya dilipat menjadi setengah dari panjang asalnya. Dari ujung lipatan itu, lebar tengahnya kemudian dijahit dengan tiga atau empat buah penitik sampai mencapai panjang yang akan menutupi bagian punggung.

Ukurannya ditentukan berdasarkan panjang lengan penari (± satu hasta). Sebagian panjangnya tidak dijahit dan dibiarkan agar lipatannya tidak menyatu. Ketika dikalungkan maka bagian yang terjahit itu akan menutupi punggung, sedangkan bagian yang tak terjahit terbelah menjadi dua dan melintang di antara dada kiri dan kanan penari. Ada pula yang dipakai tanpa dilipat sehingga menutupi seluruh punggung dan tubuh penari. Pemakaian seperti ini bisa kita lihat pada topeng gaya Losari.

Batik lokcan biasanya terbuat dari sutera, bermotif burung Phoenix kombinasi dengan tumbuh-tumbuhan. Kata lokcan itu sendiri berasal dari bahasa China yaitu lo = biru, dan can = sutera. Lokcan adalah kain sutera yang diwarnai dengan warna biru. Panjangnya sekitar 3 meter dan lebar 50 cm. Batik ini sudah terkenal sejak sebelum abad ke-19 dan diproduksi di daerah Lasem. Perkembangan batik ini sangat luas meliputi daerah Demak, Kudus, Pekalongan.

Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=924&lang=id
Comments
Loading...