Kesenian Jawa : Kembang Sungsang, Musik Tari Topeng

0 198
Kembang sungsang adalah musik pokok tari topeng Panji Cirebon. Di samping lagu tersebut, ada beberapa lagu lainnya, sepeti lontang gede, oet-oetan, dan pamindo deder yang tersusun menjadi sebuah kesatuan yang tidak terpisahkan. Secara teknis lagu tersebut paling sulit dibandingkan dengan musik pengiring tari topeng lainnya. Kembang Sungsang adalah lagu yang nada-nadanya tersusun dalam berbagai bentuk melodi. Setiap akhiran lagu (goongan) terdiri atas susunan melodi yang panjang dalam bentuk ostinato (melodi yang diulang-ulang).
Setiap birama melodi juga terdiri atas berbagai ritme dan mempunyai irama sendiri-sendiri. Dalam beberapa bagian lagu itu, terdapat nada-nada yang sungsang (retroged) bolak-balik, akan tetapi kata sungsang di depan kata kembang itu acuannya bukanlah dari sebagian kecil nada-nada inversinya. Makna sungsang dalam pengertian terbalik, tidak secara eksplisit mengindikasikan adanya melodi, ritme atau nada-nada yang sesuai dengan makna semantiknya. Makna dari judul lagu tersebut melebihi arti harafiahnya.
Kecepatan dari setiap tingkatan irama (dodoan, ungga tenga, deder) dan setiap lagu pengiring itu tidak selamanya ajeg. Artinya, irama dari masing-masing lagu itu bisa lambat dan bisa juga cepat. Hal ini amat tergantung kepada gerakan penarinya. Peralihan kecepatan itu sekaligus membentuk dinamika tari, sehingga terasa tidak monoton. Dinamika itu adalah simbol bahwa hidup itu adakalanya turun adakalanya naik, dan bahwa kehidupan terjal.
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=922&lang=id
Comments
Loading...