Kesenian Jawa : Kembang Ciri Khas Musik Daerah

0 187

Kecerdikan Mang Ujo mengemas angklung sedemikian rupa, menggiring anggapan masyarakat umum, sehingga seolah-olah angklung berasal dari Jawa Barat. Sebenarnya, diungkap seniman musik bambu dan ilustrator musik, Agus ‘Patub’ Budi Nugroho, seperti halnya soto, angklung dapat ditemukan di mana-mana. Angklung jathilan di Sleman, angklung Banten, angklung Reog Ponorogo, angklung bambu hitam di Bali, dan ada pula angklung di Irian. Demikian pula alat musik petik yang ditempatkan pada mulut, di Toraja disebut karombi; di Bandung, karinding; di Jawa, namanya rinding.

Di Kota Yogyakarta, alat ini bisa didapatkan di sebuah toko batik terkenal dan cukup besar (setiap Kamis dipentaskan) di Jalan Malioboro. Daerah-daerah yang punya alat musik khas, tidak perlu terlalu bangga (ke-ge-er-an, cetus Agus), karena itu merupakan tindakan nenek moyang yang sudah sangat adil mewariskan kekayaan budidaya untuk penerus mereka. Sekarang, tindakan yang bijaksana adalah melestarikannya. Alat musik lain, seperti kalempong (gamelan Padang, Sumatra), nadanya untuk lagu-lagu Sumatra, Minang, tidak bisa digunakan untuk Gundul PaculSuwe Ora Jamu.

Begitu pula gamelan denggung, nadanya masih Jawa Barat, lagu-lagunya untuk mereka, misalnya Es Lilin, tidak bisa untuk lagu-lagu Yogyakarta. Sekarang campur aduk, musiknya nusantara, wilayah nadanya barat. Angklungnya memang Bandung, atau Indonesia, namun nadanya seperti piano. Seperti Mang Ujo yang berhasil mengemas angklung sedemikian.

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/isiberita.1nqMW8xLH0C9_zmGiy0qaCNXATBabgVqiTzbaayDFunMiVP-bwlOc1vc3pIN2V_cTMODRKS5mxkoPej8_N6HPw
Comments
Loading...