Kesenian Jawa : Janeng (Sidaharja, Pamarican, Ciamis)

0 90

Yang mana setiap masyarakat saling bekerja sama dalam melakukan sebuah pekerjaan tanpa ada imbalan berupa materi. Semuanya dilakukan sukarela. Tentu hal ini akan semakin mengeratkan silaturahmi antar penduduk. Selain itu, akan terasa sekali rasa kekeluargaan di dalam diri mereka. Susah sama dirasa, senang sama tertawa. Namun, sayangnya sesuai dengan perkembangan teknologi budaya yang banyak mengandung nilai-nilai kebaikan ini pun mulai luntur.

Kini jarang sekali ditemui budaya gotong royong seperti membuat rumah salah satu penduduk, memanen padi bersama, ataupun membangun jalan. Kini semuanya di nilai dengan materi. Apalagi di dalam masyarakat perkotaan. Budaya gotong royong ini sudah hilang dari permukaan karena masing-masing penduduknya tidak perduli satu sama lain. Budaya-budaya yang lain pun demikian. Banyak kebudayaan-kebudayaan tradisional yang ditinggalkan warganya. Contohnya saja Janeng. Ya, Janeng. Kata ini pasti asing ditelinga kita. Ya, banyak yang tidak mengenal salah satu kesenian musik tradisional ini.

Kesenian Janeng asal Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Propinsi Jawa Barat, termasuk jenis kesenian buhun. Sekitar pada tahun 1990, Kesenian Janeng masih terdengar keberadaannya, tapi sayang kini sudah tidak lagi. menghilangnya Kesenian Janeng disebabkan karena kalah tergerus oleh kesenian modern seperti jaipong dangdut (pongdut). Kesenian Janeng sendiri mulai meredup di awal-awal tahun 2000. Kesenian ini mengandung unsur kebudayaan, sejarah dan agama

Source kesenianciamis.blogspot.co.id kesenianciamis.blogspot.co.id/2015/11/15-kesenian-dari-kabupaten-ciamis.html
Comments
Loading...