Kesenian Jawa : Goong Renteng, Gamelan Warga Sunda

0 50

Goong Renteng, salah satu jenis gamelan khas masyarakat Sunda yang sudah dikenal sejak abad ke-16. Goong Renteng tersebar di sebagian besar Jawa Barat.  Menurut Jaap Kunst (1934:386), Goong Renteng dapat ditemukan di Cileunyi dan Cikebo (wilayah Tanjungsari, Sumedang), Lebakwangi (wilayah Pameungpeuk, Bandung), dan Keraton Kanoman Cirebon. Selain itu, Goong Renteng juga terdapat di Cigugur (Kuningan), Talaga (Majalengka), Ciwaru (Sumedang), Tambi (Indramayu), Mayung, Suranenggala, dan Tegalan (Cirebon).

Istilah ‘goong renteng’ merupakan perpaduan dari kata `goong’ dan ‘renteng’. Kata ‘goong’ merupakan istilah kuno (bahasa Sunda) yang berarti gamelan, sedangkan kata ‘renteng’ berkaitan dengan penempatan pencon-pencon kolenang (bonang) yang diletakkan secara berderet/berjejer, atau ngarenteng dalam bahasa Sunda. Jadi secara harfiah, Goong Renteng adalah goong (pencon) yang diletakkan/disusun secara berderet (ngarenteng). Anda akan mengenali bahwa Goong Renteng memiliki dua macam laras; ada yang berlaras salendro dan ada yang berlaras pelog.

Peralatannya terdiri dari kongkoang, cempres, paneteg, dan goong. Kongkoang (alat musik berpencon), cempres (alat musik bilah), dan goong dikiasifikasikan sebagai idiophone (alat music yang pukul); sementara paneteg (semacam kendang) diklasifikasikan sebagai membranophone (alat music yang ditepuk). Dalam ensambel, kongkoang dan cempres berfungsi sebagai melodi, kendang sebagai irama, dan goong sebagai penutup lagu.

Source Dinas Pariwisata dan Kebudayaan disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=370&lang=
Comments
Loading...