Kesenian Jawa : Gelar Budaya Jogja, Wadah Renung

0 84

Gelar Budaya Jogja kembali digelar pada tahun 2016 ini. Pergelaran ini dibuka langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Selasa (26/7/2016) malam di Kraton DIY. Pergelaran tahun ini mengangkat tema pelestarian Catur Sagatra Mataram. Gelar Budaya Jogja 2016 ini diadakan sebagai bentuk pengembangan nilai-nilai luhur guna membentuk jati diri bangsa.

Pentas budaya ini menjadi semacam oase di tengah serbuan tontonan-tontonan sinetron di televisi yang kurang mendidik dan mendalam

kata Kepala Dinas Kebudayan DIY Umar Priyono dalam sambutannya. Sri Sultan Hamengku Buwono X sangat mengapresiasi diadakannya kegiatan ini. Namun, ia juga menyayangkan intelektual masa kini yang tak lagi meminati budayanya sendiri.

Jika dulu para pujangga menciptakan pitutur luhur dan wewarah agung yang dikemas dalam berbagai media seperti tembang, seni tari, busana, dan lagu budaya namun karya tersebut tak lagi diminati oleh pujangga masa kini yakni para intelektual

kata Sultan dalam sambutannya membuka Gelar Budaya Jogja 2016. Sultan berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat bisa memahami harkat, martabat, dan eksistensi manusia dalam khasanah kebudayaan. Ia juga berharap acara ini bisa membangun rasa memiliki kepada para intelektual muda terhadap budaya DIY. Gelar Budaya Jogja 2016 akan menampilkan kebudayaan dari empat istana, yakni Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kadipaten Pura Mangkunegaran Surakarta, dan Kadipaten DIY.

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/isiberita.8A3MRtzlhkh1LPbnJxjM8A5iLgUr2H7V9_F5GCI9CLrDP73YBM6XDeuX4t2q0KxsxdehXa3TKW6pntUcHIyVPA
Comments
Loading...