Kesenian Jawa : Gebyar Seni Pareanom di Kedung

0 79

Gebyar Seni Pareanom di kawasan wisata air terjun Kedung Pedut, Dusun Kembang, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo, Selasa (14/3/2017) hari ini.Gelar Budaya Pareanom diawali dengan lomba membuat penjor dari pagi hingga sore hari. Kemudian keesokan harinya dilanjutkan dengan kirab bergedo Kedung Pedut hingga pukul 12.00 WIB, dilanjutkan dialog budaya, kesenian angguk, dan kesenian wayang kulit semalam suntuk.

Harapannya dengan adanya kegiatan ini masyarakat semakin bersemangat dalam membangun dan menata kawasan berbasis lingkungan dan budaya

kata Kepala Seksi Sejarah, Dinas Kebudayaan DIY, Bambang Marsamtoro, dalam keterangan persnya di Kantor Dinas Kebudayaan DIY, Senin (13/3/2017). Kepala Dusun Kembang, Kawasan wisata air terjun Kedung Pedut mulai ramai menjadi kunjunga wisatawan sejak dua tahun lalu. Awalnya kawasan itu hanya kawasan perbukitan. Kemudian pada 2015 warga sekitar berinisiatif untuk memanfaatkan aliran sungai di lokasi tersebut menjadi daya tarik.

Potensi air terjun yang tidak pernah surut itu kini masih tetap dirawat oleh masyarakat setempat. Bahkan berbagai paket wisata kini sudah mulai ditawarkan mulai dari outbond, flying fox, refting, dan beberapa warung kuliner khas kampung juga sudah mulai banyak. Disamping potensi wisata, menurut Sarija, Kedung Pedut juga memiliki nilai budaya. Dari cerita leluhur mereka, konon di air terjun Kedung Pedut, Pangeran Diponegoro pernah tertirah. “Cerita itu masih berkembang di masyarakat tua

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/isiberita.xS5wjmV039OM8o-aOHuzoNlMHUj60ssr3LcdWmbWyNrZn4dRaLmXhXO8HPJsbdGIvhiGNfbeAl1VFblGbfC07Q
Comments
Loading...