Kesenian Jawa : Gamelan Kanjeng Kyai Nagawilaga

0 24

KK. Nagawilaga yang berasal dari ‘naga’ yang berarti ular sangat besar dan mampu menyangga bumi. Sedangkan ‘wi’ bermakna menang dan ‘laga’ memiliki arti pertempuran. Dengan demikian Kanjeng Kyai Nagawilaga diartikan sebagai perjuangan Pangeran Mangkubumi untuk memenangkan pertempuran. Kedua gamelan inilah yang kemudian dikenal dengan nama Gamelan Sekati. Gamelan tersebut hanya dimainkan pada saat Sekaten, tradisi untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yang telah ada sejak zaman Kerajaan Demak.

Sekaten sendiri berasal dari kata sekati, namun pendapat lain menyatakan bermakna syahadatain atau dua kalimat syahadat. Para Wali menyadari penyebaran agama tidak melalui pemaksaan, sehingga dulunya Gangsa Sekati dibunyikan dengan maksud dapat menari perhatian masyarakat. Nanti malam, Jumat (24/11) mulai pukul 19:00, Gamelan Sekati akan diberangkatkan dari Bangsal Pancaniti di Pelataran Keben menuju Pagongan Masjid Gede dalam upacara Miyos Gangsa.

Source facebook.com facebook.com/407135259490406/posts/sahabat-penyebutan-kata-gangsa-selalu-diidentikkan-dengan-gamelan-hal-tersebut-m/710946349109294/
Comments
Loading...