Kesenian Jawa : FKY Selalu Identik Dengan Bambu?

0 21

Semenjak dahulu bambu menjadi material utama sebagai penghias gelaran akbar Festival Kesenian Yogyakarta. Pada penyelenggaraan ke – 28 ini, sentuhan bambu masih menjadi magnet utama dekorasi luar ruang serta stalls yang dipergunakan untuk selling product di Taman Kuliner Condongcatur. Demikian informasi tersebut disampaikan oleh Direktur Seni & Kreatif, Roby Setiawan.

FKY tahun ini melibatkan AusIndoArch yakni perkumpulan 60 mahasiswa dari Indonesia yakni UGM dan UKDW serta para mahasiswa dari Australia yang diinisiasi Andrea Nield

kata Roby. Mereka ini bertugas mendesain, membuat konstruksi beberapa objek termasuk instalasi, gerbang utama, bangku, dan objek-objek lain yang dimanfaatkan selama perhelatan FKY – 28. Dalam katalog Hands on Architecture, Andrea Nield mengatakan bahwa Bambu Indonesia merupakan bambu terbaik, bahkan lebih baik dari bambu China. Alasan kenapa FKY selalu menggunakan bambu, Asisten Koordinator Program IndoAusArch, Yohana Raharjo mengatakan bahwa bambu merupakan material yang bisa diperbarui secara cepat.

Kepraktisan, fleksibilitas yang tinggi, dan cepatnya perputaran hidup bambu jadi alasan dipilihnya material tersebut sebagai penanda utama di perhelatan FKY tahun ini

katanya. Meski bambu terkesan lentur, ada tantangan yang harus diselesaikan oleh para arsitek – arsitek muda ini dalam menakhlukkan bambu. Sebagai perancang, teman – teman AusIndoArch tak bisa kemudian mengatur seberapa besar lengkungan bambu, atau dalam pemahaman material, manusia tidak bisa semau gue ketika berhadapan.

Source Dinas Kebudayaan tasteofjogja.org/isiberita._3HYBK_PGTV1qMoBRyoloE5cPK18sukNb4r_LlM8b82_MHL8v1sOFb_heY6fFCEAnDp12BeGU-5CA0UL7eofCQ
Comments
Loading...