Kesenian Jawa : Festival Kesenian Yogyakarta Ke-30

0 19

Festival Kesenian Yogyakarta ke-30, yang digelar mulai dari 23 Juli sampai dengan 9 Agustus 2018. Kelompok musik Senyawa, bintang tamu pada pembukaan festival tersebut, melarutkan meriahnya suasana dengan mempertunjukkan gaya musik khas mereka, yang telah dibawa melanglang buana di Eropa. Dentingan dan dentuman dari alat musik petik bambu wukir, yang dimainkan dengan garang oleh Wukir Suryadi, sambung-menyambung menjadi satu dengan alunan cepat dan bertenaga vokalisnya, Rully Sabhara.

Dikemukakan sekretaris daerah bahwa kegiatan festival kesenian Yogyakarta telah melalui evaluasi dan terus dilakukan perbaikan, sehingga menjadi kegiatan yang ditunggu masyarakat. Festival ini merupakan ajang unjuk kerja dan memacu semangat seniman untuk berkarya secara penuh (maksimal). Kegiatan ini dikemas sedemikian rupa sebagai wahana penghubung antarbudaya. Boleh dari luar, namun dari dalam juga berkembang. Dengan demikian, budaya itu bersifat dinamis, disikapi bukan sebagai kata benda, melainkan kata kerja yang dinamis.

Rangkaian acara pembukaan FKY ke-30 dipungkasi dengan pawai topeng, melengkapi busana khas atau unik, yang diikuti sebanyak 29 rombongan, terdiri dari kurang lebih 1.000 orang, dan ada pula kendaraan hias. Di antara mereka, terdapat sejumlah peserta yang cukup terkenal dan punya prestasi. Peserta pertama, pembuka pawai, kelompok marching band Projo Tamansari, mendapat penghargaan internasional di Filipina; Omah Oblong, mencetak rekor MURI dengan membuat kaos raksasa berukuran 36 meter kali 44 meter.

Source infofky.com
Comments
Loading...