budayajawa.id

Kesenian Jawa : Egrang, Sepasang Tongkat (Galah)

0 14
Egrang dimainkan dengan sepasang tongkat atau galah, yang terbuat dari kayu atau bambu setinggi 2 hingga 3 m. Sementara untuk tumpuan atau pijakan kaki dibuat dengan ketinggian 30-60 em dari ujung bawah tongkat. Beberapa orang pemain dapat serentak memainkannya bersama-sama. Disejumlah daerah, umumnya permainan dilakukan sebagai adu ketahanan keseimbangan tubuh. Namun didaerah lainnya, permainan dilakukan sebagai adu ketahanan fisik, strategi, dan konsentrasi karena harus berupaya menjatuhkan lawannya.
Dua kelompok pemain sating berpasangan satu lawan satu. Setelah saling berhadapan, pemain satu dengan lainnya saling menendang ujung yang menyentuh tanah. Selain itu, dibeberapa daerah pesisir (pantura) permainan lebih banyak dipadukan dengan permainan lain. Semisal permainan sepakbola, pukul kendi dan lainnya. Media bambu yang dipergunakan umumnya bambu tali (awi tali) ataupun bambu hijau (awi hejo) dan bambu hitam (awi hideung). Pemilihan bambu tali, hijau dan hitam bukan tanpa alasan.
Selain mudah dalam proses pembuatan karena cepat kering, juga sangat kuat tidak mudah retak saat dijadikan pijakan. Selain itu bila disambungkan antara bagian bambu yang dijadikan pegangan dan pijakan tidak merekah dan justru sebaliknya semakin menjepit. Berbeda dengan jenis bambu lainnya seperti bambu gombong dan tanaman bambu lainnya yang cenderung sulit mongering dan mudah merekah serta rapuh. Proses pembuatan permainan. Setelah ditebang, bambu yang dipilih harus sesuai.
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=996&lang=id
Comments
Loading...