Kesenian Jawa : Dalang Topeng Turunan, Populer

0 163
Istilah dalang turunan sangat populer di kalangan seniman tradisional. Dalang turunan adalah seseorang dalang atau seniman yang secara genetik mempunyai garis keturunan dengan orang tuanya. Ia biasanya mewarisi keahlian seni itu langsung dari leluhurnya. Dalam sistem pewarisan seni-budaya, hal semacam itu disebut dengan pewarisan vertikal. Artinya dari bapak atau ibu, turun ke anak, cucu, atau kepada saudara sedarah. Ini berarti sebuah sistem pewarisan yang bersifat biologis (biological transmission) prosesnya berlangsung melalui mekanisme genetik.
Disebut sebagai pewarisan tegak (vertical transmission), karena melibatkan penurunan ciri-ciri budaya orang itu ke anak-cucu. Dalam pewarisan tegak, orang tua mewariskan nilai, keterampilan, keyakinan, motif budaya, dan sebagainya kepada anak-cucu. Karena pewarisan itu bersifat ―tegak‖, maka di kalangan dalang topeng terdapat istilah yang disebut dengan dalang topeng turunan, yakni dalang topeng yang masih mempunyai hubungan genetik dengan yang mewariskannya.
Biasanya, dalang topeng turunan itu mewarisi banyak keahlian dari yang mewariskannya karena ia adalah orang yang paling banyak memiliki waktu dan intensitas belajar yang lebih jika dibandingkan dengan orang diluar keturunannya. Di samping itu, ada pula istilah dalang topeng keturunan (istilah ini diberikan oleh Sujana Arja, alm.), yakni dalang topeng yang bukan keturunan langsung dari dalang topeng. Ia bisa anak seorang nayaga (penabuh gamelan) atau orang di luar.
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=910&lang=id
Comments
Loading...