Kesenian Jawa : Calung Tarawangsa, Tasikmalaya

0 88
Calung Tarawangsa merupakan jenis musik tradisional yang terdapat di Desa Parung Kecamatan Cigelap dan Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Kesenian ini di gunakan sebagai penghormatan kepada Dewi Sri, juga di pertunjukkan pada acara­ selamatan Khitanan dan Pernikahan. Pada upacara khusus seperti memotong padi, ampih pare, muruhan dan sebagainya di laksanakan pada slang had atau malam hari. Upacara ini di maksudkan dan mempunyai hikmah
Saeutik mahi loba nyesa
Sedikit cukup dan banyak harus bersisa
Makna Iainnya yaitu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan bersyukur atas Rahmat dan Karunianya serta Rezeki yang telah di limpahkanNya. Waditra yang di pergunakan adalah Calung Renteng dan Tarawangsa. Lagu lagu yang di bawakan pada upacara khusus yaitu lagu Ayun, Panimang (menimang dan menghormati Dewi Sri yang bare datang) / Sumping yang di bawakan oleh seorang penyanyi Wanita. Sedangkan isi dari lagu­Iagunya adalah puji-pujian kepada Sanghiyang Sri sebagai Dewi Padi. Lagu-lagu pada upacara umum seperti lagu Pingping Koneng, Sangray Rara Muncang, Balaganjur, Cipinang, Sejak, Manuk Hejo, Mulang dan sebagainya.
Berikut ini kutipan dari Manuk Hejo:
– Manuk hejo sisi rawa Ngaliwat urang eureunan Mending ge jadi baraya Duriat urang eureunan
– Ciherang nu di kopian Komo lamun jeung rotina Kasorang dina impian Komo lamun jeunip buktina
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=539&lang=id
Comments
Loading...