Kesenian Jawa : Betok, Teater Tradisional Religius

0 240
Kesenian Betok diciptakan oleh Bapak Ani, dikenal juga sebagai Bapak Betok, pada tahun 1912. Jenis kesenian ini termasuk teater tradisional yang bersifat religius karena dipertunjukan sebagai media penerangan dan pendidikan serta Syiar Agama Islam. Bapak Ani adalah seorang ahli kebatinan. Beliau mendapat ilham berupa petunjuk bahwa untuk mengejar masyarakat yang berbudi pekerti luhur dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa harus melalui media hiburan atau kesenian.
Anda akan melihat bahwa waditra yang di pergunakan dalam kesenian ini adalah satu buah Kendang, dua buah Kulanter, satu buah Rebana atau Terbang Besar, satu buah Terebang Kecil, satu buah Kecrek, dan satu buah Tarompet. Sedangkan busana yang dikenakan adalah baju berwarna putih atau kuning dengan rompi hitam, celana panjang warna hitam, kain sarung, ikat kepala, satu celana sontog, dan baju kampret. Jumlah pemain Betok paling sedikit 12 orang, lima di antaranya sebagai Nayaga dan tujuh orang sebagai pemain.
Lokasi:  Kampung Pasir Ipis, Desa Harempoy, Kecamatan Sukabumi
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=533&lang=id
Comments
Loading...