Kesenian Jawa : Berkabung untuk Senian Indonesia

0 32

Dalam upaya mengkritisi situasi sosial dan politik yang terjadi di Indonesia saat ini, gabungan akademisi dari Universitas Sanata Dharma, Institut Seni Indonesia, Universitas Duta Wacana, Universitas Gadjah Mada dan seniman Yogyakarta menggagas sebuah proyek seni multi bidang bernama Seni Indonesia Berkabung (SIB). Seni Indonesia Berkabung akan berlangsung dalam kurun waktu 6 bulan, terhitung Juli-Desember 2015. Proyek seni ini dibuka dengan kegiatan ‘Melukis Bersama’ 10 seniman terkemuka Yogyakarta pada hari ini, Senin 6 Juli 2015 pukul 15.00 di Beringin Sukarno, Universitas Sanata Dharma, DIY.

10 seniman itu adalah Joko Pekik, Nasirun, Edi Sunaryo, Totok Buchori, Melodia, Arahmaiani, Bunga Jeruk, Laksmi Sitoresmi, Sigit Santoso, dan Andre Tanama. Menurut Samuel Indratma dan Yuswantoro Adi selaku Ketua Seksi Melukis Bersama, acara ini juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan Rampak Kendang dari Bantul. Dalam siaran pers SIB disebutkan bahwa kurun waktu penyelenggaraan yang panjang ini dimaksudkan untuk mengingatkan ulah elit politik saat ini yang telah mematikan harapan masyarakat terhadap masa depan Indonesia yang maju dan sejahtera. Berikut adalah tiga fokus tema eksplorasi yang dipilih dan diagendakan sebagai inisiatif dalam rangka membuka ruang aspirasi mengenai ‘harapan rakyat’, seperti dikutip dalam siaran pers Seni Indonesia Berkabung:

Menggugat Elit Politik yang Berkhianat pada Rakyat
Alih-alih memperjuangkan kepentingan rakyat, para elit politik justru hanya bekerja untuk pemodalnya

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/isiberita.cuS1Zlu5836D09Icq8bvdi0JhPnVTtU4-Y-wz-cv_fCKwX-bH63tmdVP26Fs8xuCsYi8Uc-9OrxqkTZNJwIeRw
Comments
Loading...