Kesenian Jawa : Bentuk Dogdog Lojor, Mirip Bedug

0 243

Dogdog Lojor ini bentuknya hampir mirip dengan bedug, hanya saja ukurannya lebih kecil dan lebih panjang. Dogdog Lojor ini terbuat dari kayu bulat dan memanjang, sedangkan pada bagian tengahnya dibuat berongga. Salah satu sisinya ditutup dengan kulit kambing yang sudah dikeringkan. Untuk menutupnya, kulit tersebut direnggangkan dan diikat dengan tali yang terbuat dari bambu. Untuk merenggangkannya harus dengan teliti, karena tingkat kerenggangan kulit tersebut sangat menentukan bunyi yang dihasilkan.

Pertunjukan Dogdog Lojor. Sebagai pengiring acara adat, Dogdog Lojor ini biasanya ditampilkan bersama dengan angklung, pemain Dogdog Lojor biasanya terdiri dari 3 orang pemain. Dalam pertunjukannya, Dogdog Lojor biasanya ditabuh sebagai aba-aba bagi pemain angklung. Saat alunan musik berlangsung, pemain dogdog menabuh dengan saling mengisi suara satu sama lain sehingga menghasilkan suara yang merdu dan enak didengar. Dalam beberapa acara adat, pemain Dogdog Lojor ini wajib dimainkan oleh seseorang yang profesional, karena sifatnya yang sakral sehingga tidak boleh dimainkan sembarangan.

Perkembangan Dogdog LojorDalam perkembangannya, kini Dogdog Lojor tidak hanya digunakan untuk mengiringi acara adat yang bersifat sakral saja, namun juga berbagai acara lain yang bersifat hiburan seperti festival budaya, penyambutan tamu besar dan lain-lain. Selain dijadikan sebagai musik pengiring, Dogdog Lojor ini juga dijadikan sebagai property dalam sebuah pertunjukan tari Jawa.

Source negerikuindonesia.com negerikuindonesia.com/2015/09/dogdog-lojor-alat-musik-tradisional.html
Comments
Loading...