Kesenian Jawa : Bedaya Gandrung Manis, Yogyakarta

0 26

Bedaya Gandrung Manis ditarikan oleh 9 putri. Judul tarian ini diambil dari naskah asli tarian Kraton pada era Sultan HB VIII, dinamai sesuai gending pengiringnya. Bedaya berdurasi 90 menit ini berlatar khasanah cerita Panji, bersumber pada Babad Sigaluh. Digambarkan Raden Banjaransari menaklukkan Kerajaan Galuh. Rekonstruksi dilakukan dengan menelusuri naskah tarian kuno di Kraton Yogyakarta. Terdapat tiga naskah sumber Bedaya Gandrung Manis. Yakni naskah Sindenan, naskah Kondo, serta catatan kaki, semuanya dalam aksara Jawa.

Bedaya Gandrung Manis didominasi oleh gerakan Gundhawa Asta Minggah, antara lain gerakan Ngoyog Kiwo, Ngleyek Kiwo, dimana tangan keduanya lurus turun nglawe dan noleh tengen. Juga disertai Gedrug tengen, tangan nekuk lengkung untuk Ukel dan Noleh Kiwa

demikian Retnaningsih petugas yang merampungkan pembacaan naskah selama satu bulan di Kraton Yogyakarta.

Source jogjalive.com jogjalive.com/rekonstruksi-beksa-bedaya-gandrung-manis
Comments
Loading...