Kesenian Buroq Cirebon

0 21

Kesenian Buroq Cirebon

Seni Buroq lahir sekitar tahun 1934. Abah Kalil, penduduk Desa Kalimaro, Kecamatan Babakan ialah pencetus seni ini. Buroq juga dikenal dengan nama seni Bedawang (boneka-boneka berukuran besar) seperti Kuda terbang, Macan, Singa, dll. Seni Buroq diilhami tentang perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha dengan menunggang hewan kuda bersayap.

Pertunjukan Burokan biasanya dipakai dalam beberapa perayaan, seperti Khataman, Sunatan, Perkawinan, Marhaban dll. Pertunjukan diawali dengan Tetalu lalu bergerak perlahan dengan lantunan lagu Asroqol (berupa salawat Nabi dan Barzanji).

Rombongan pertunjukan masih berjalan ditempat, setelah banyak masyarakat yang datang rombongan mulai bergerak diiringi dengan alunan genjring dan shalawatan. Dalam perkembanganya, seni Buroq saat ini lebih menggunakan alat-alat musik modern seperti gitar, suling, kendang dan mengiringinya dengan alunan musik dangdut. Hiburan ini sangat bermakna bagi warga sekitar karena bersifat Islami, disenangi anak-anak dan tentunya lebih meningkatkan tali silahturahmi.

Source http://mohwandi.blogspot.com/ http://mohwandi.blogspot.com/2013/07/kesenian-budaya-cirebon.html

Leave A Reply

Your email address will not be published.