Kesenian Berokan, dari Indramayu

0 89

Indramayu tak hanya terkenal dengan mangga-nya, tapi juga dikenal kaya akan ragam keseniannya. Salah satunya berokan. Sebagian masyarakat Indramayu percaya, bahwa berokan adalah tolak bala (musibah). Misalnya jika datang masa pageblug (wabah penyakit), masyarakat akan langsung menanggap berokan.

Berokan merupakan hewan mitologi. Perpaduan antara binatang buaya, macan, dan buta. Berbadan macan tapi berkaki dua. Suara hewannya juga dengan bunyi ”plak-plok, plak-plok” ini dianggap sebagai upaya menyadarkan masyarakat agar tidak takut dengan makhluk gaib. Hal ini terkait dengan kepercayaan masyarakat akan adanya buta.

Berokan adalah kesenian khas Indramayu dan sebagian wilayah Cirebon. Seni ini dimainkan oleh seorang yang bertindak sebagai pemain inti dengan menggunakan pakaian yang terbuat dari karung goni ditambah dengan ijuk dan serpihan tambang dan kaca, dengan kepala yang terbuat dari kayu yang mulutnya bisa digerakan buka tutup sehingga menimbulkan bunyi plak… plak.. plok….. Warna kedoknya merah dengan mata besar yang menyala, ekornya terbuat dari kayu yang dicat belang-belang merah. Dalam mulut pemainnya ada semacam pluit (disebut sempritan dalam bahasa Indramayu) yang terbuat dari bambu atau plastik.

Source http://jalurpantura.com/asal-usul-berokan-makhluk-mitologi-dari-indramayu.html http://jalurpantura.com
Comments
Loading...