budayajawa.id

Kesenian Beksan Retno Mataya

14

Kesenian Beksan Retno Mataya adalah sebuah tari klasik gaya Yogyakarta yang menceritakan tentang seorang remaja putri  yang gemar berolah tari dan olah rasa didalam Kraton. Ini semua terlihat jelas dari tingkah lakunya yang luwes dan anggun, terlihat santun, penuh tanggung jawab dan percaya di Ragam gerak dari Beksan Retno Mataya ini semuanya mengambil dari bagian ragam gerak Bedhaya Srimpi. Ragam geraknya di petik dari Beksan Sekar Hadi Keprabon yang aslinya merupakan tari kelompok, kali ini di petil dan dijadikan tari tunggal. Ragam geraknya dikembangkan dan dikurangi yang berasal dari tari klasik gaya Yogyakarta putri. Simbol-simbol seorang putri yang gemar berhias dan berolah rasa semua tergambar dalam tarian ini seperti bercermin, merias diri. Unsur Kecantikan dan keluwesan sangat dominan dalam tarian ini.

 

Dalam pengembangan tari klasik biasanya masih menggunakan gerak pakem/dasar dari tari klasik itu sendiri. Ini semua terbukti kalau tarian ini ditampilkan di Kraton diperbolehkan. Hanya tarian-tarian yang mengaju pada Kraton sajalah yang bisa tampil di dalam Kraton, yang semua ragam geraknya mengambil dari tari klasik gaya Yogyakarta. Busana yang dikenakan pada bagian kepala menggunakan irah-irahan tropong, sumping, baju lengan panjang yang dihiasi dengan border emas di lengan tanganya, kalung susun tiga, klat bahu, slepe, sampur dengan motip cindhe serta kain jarik dengan motip parang, walaupun bisa menggunakan motip parang barong, klitik dimana ada atau tidak memakai gurdho, sesuai dengan kreasi penata busananya.

Iringan gendhing yang mengiringi Beksan Retno Mataya menggunakan gendhing dengan ukuran kendangan condro atau gendhing kethuk dua kerep kemudian dilanjutkan dengan dawuh ladrang. Dimana cakepan atau syairnya menceritakan tentang tata cara berbusana di Kraton terutama untuk putri dari anak-anak, remaja, dewasa sampai orang tua. Tari klasik gaya Yogyakarta merupakan sebuah warisan budaya non bedawi yang harus dikembangkan dan dilestarikan. Keduanya ini harus dipadukan sehingga tari klasik ini tetap hidup di dalam Kraton maupun di masyarakat umum sesuai dengan jamannya.

Source https://myimage.id https://myimage.id/beksan-retno-mataya/
Comments
Loading...