budayajawa.id

Keroncong Tugu, Kesenian Musik dari Betawi

0 54

Keroncong Tugu merupakan kesenian musik Betawi yang merupakan campuran antar budaya Indonesia dengan budaya luar (tepatnya Portugis). Pemberian nama Tugu sendiri digunakan dikarenakan dulunya sering dimainkan dan dipentaskan oleh masyarakat Tugu, Jakarta Utara. Dalam kesenian ini juga memanfaatkan macam-macam alat musik tradisional khas Betawi.

Kesenian musik tradisional provinsi DKI Jakarta ini dimainkan oleh beberapa orang dengan lagu yang dibawakan biasanya berirama 4/4 ketukan. Jenis musik inilah yang menjadi awal dari keroncong Betawi asli, yang dikenal dengan sebutan Keroncong Tugu

Pada mulanya keroncong Tugu dimainkan oleh 3 atau 4 orang. Alat musiknya hanya terdiri dari 3 gitar, yaitu; gitar Frounga yang berukuran besar dengan 4 dawai, gitar Monica berukuran sedang dengan 3-4 dawai, dan gitar Jitera yang berukuran kecil dengan 5 dawai. Perkembangan selanjutnya alat musiknya ditambah dengan suling, biola, rebana, mandolin, cello, kempul dan triangle.

Dulu kesenian keroncong ini sering membawakan lagu berirama melankolis kemudian diperluas dengan irama pantun, stambul, melayu, langgam keroncong dan langgam Jawa. Syair lagu-lagunya kebanyakan masih menggunakan bahasa Portugis yang telah terpengaruh dialek Betawi Kampung Tugu. Keroncong Tugu begitu berbeda dengan keroncong pada umumnya. Keroncong Tugu berirama lebih cepat karena pemain ukulele memainkannya dengan menggaruk seluruh senarnya dengan tempo cepat. Sementara keroncong Solo atau Yogya berirama lebih lambat.

Source https://alatmusikindonesia.com/alat-musik-tradisional-betawi/ alatmusikindonesia.com
Comments
Loading...