Tradisi Adat Budaya Suro di Pandanan Soropaten

0 66

Sejarah Tradisi Budaya Suro

Dikisahkan, tradisi adat budaya Suro di Pandanan diawali dengan terjadinya wabah penyakit pes sekitar tahun 1921 sampai 1926 Masehi yang telah merenggut 80 orang korban jiwa warga meninggal dunia. Kejadiannya unik dan membuat ketar-ketir warga, yaitu jika ada seseorang mengalami sakit di pagi hari, maka seseorang itu di sore harinya meninggal dunia. Dan apabila sakitnya di waktu sore harinya, maka paginya meninggal dunia.

Eyang Karsa Redja yang kala itu menjadi sosok kasepuhan desa, mengadakan laku ritual dengan memohon petunjuk kepada Allah SWT. Bencana yang menimpa warga Pandanan bisa dijauhkan dan terlepas dari segala musibah. Dan atas izin Allah SWT, dengan berbagai upaya dilakukan, permintaan dan segala doa warga bisa dijauhkan dari segala musibah dapat berhenti dan tidak muncul korban jiwa kembali. Warga pun senang dan membuat wujud atau bentuk tasyakuran. Untuk mewujudkan rasa syukur tersebut, kemudian warga menggelar acara wujud syukur seperti pawai budaya untuk bersih dusun, pentas pertunjukan wayang kulit semalam suntuk. Dalam pawai atau kirab budaya juga ada kirab kebo bule keturunan Kerbau Kiai Slamet Solo, ada sejumlah gunungan hasil bumi, ada penampilan ibu-ibu PKK, seni reog, dan wayang kulit

Tradisi adat budaya Suro

Tradisi adat budaya Suro yang kini digelar setiap tahun tanggal 8 Suro penanggalan Jawa. Semarak acara ini memang terasa sekali, seperti ada puluhan kelompok pengibar bendera, regu Drumband dan Marching Band dari sekolah TK, SD, SMP dan SMTA sekitar.

Hasil gambar untuk Tradisi Adat Budaya Suro di Pandanan Soropaten
Kirab Tradisi adat budaya Suro

Disamping itu juga prajurit bersenjata (Jawa), kelompok masyarakat, Paguyuban Kawula Surakarta, kelompok Wayang Orang dan lain-lain, juga kirab empat gunungan hasil bumi yang dipersembahkan oleh warga sekitar juga ambengan lengkap dengan ingkung ayam dan lauknya. Kegiatan ini selain sebagai wujud syukur pada Allah SWT, juga mempunyai banyak manfaat dan kandungan yang ada di dalamnya bagi masyarakat, baik dari segi ekonomi, budaya, pendidikan, maupun lainnya.

Source Tradisi Kirab Kirab Kebo

Leave A Reply

Your email address will not be published.