Kenduri Apem, Yogyakarta

0 236

Kenduri Apem, Yogyakarta

Kenduri biasanya diadakan saat seseorang atau sebuah keluarga memiliki sebuah hajatan. Kenduri sendiri dapat diartikan sebuah perwujudan rasa syukur terhadap Allah atas dilaksanakannya hajat yang diinginkan dengan membagikan makanan pada sanak keluarga dan tetangga atau kerabat.

Namun ada satu kenduri yang berbeda dari kenduri pada biasanya. Jika kenduri pada biasanya menggunakan nasi dan lauk pauk, kenduri yang satu ini hanya menggunakan apem.

Bagi masyarakat Bantul khususnya yang masih tinggal di pedesaan tentunya kenal dengan istilah kenduri apem, atau dalam bahasa jawa disebut juga ‘genduren apem’. Kenduri apem ini biasanya dilakukan pada bulan Ruwah (penanggalan Jawa) atau bulan Syaban (penanggalan Islam). Kenduri ini dilakukan di tempat Bapak Dukuh setempat dengan diisi dengan acara pengajian. Pengajian itu sendiri untuk menyambut kedatangan bulan Ramadhan. Di samping menyambut Bulan Ramadhan, tradisi ini juga untuk menghormati dan mengenang leluhur.

Setiap kepala keluarga wajib hadir dalam acara ini dengan membawa apem. Apem yang dibawa diletakkan di atas piring yang kemudian ditutup dengan kain. Nantinya apem akan diberi doa dan kemudian dibawa pulang untuk dimakan bersama keluarga.

Sesepuh atau yang biasa dipanggil “kaum” akan memimpin jalannya acara dan diakhiri dengan memimpin doa bersama. Yang unik dari acara atau tradisi ini yaitu, tuan rumah dalam hal ini adalah Bapak Dukuh akan menyiapkan ingkung ayam kampung. Selain ingkung ayam kampung, disiapkan juga nasi gurih atau biasa dikenal sebagai nasi uduk. Ingkung ayam kampung dan nasi gurih tersebut pada akhirnya akan dibagi kepada para kepala keluarga yang turut serta dalam tradisi ini.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/KENDURI-APEM-1/
Comments
Loading...