Kendi Jawa, Makna dan Filosofi Dalam Kehidupan

0 217
Pada tahun 90 an penggunaan kendi sebagai tempat air minun (ceret atau teko) memang masih begitu familiar di masyarakat yang tinggal dipedesaan. seiring berjalannya waktu, keberadaan kendi mulai tergusur dan lambat laun digantikan dengan ceret berbahan plastik, stainles stelldan sekarang, sangat sulit menemukan kendi yang tersaji di rumah rumah.
Sejarah singkat
Secara Etimologi,  Kata kendi berasal dari bahasa Sansekerta (Hindi) yaitu kundika yang mempunyai arti ‘wadah air minum’. dari berbagai sumber yang didapat, wartajowo mencoba merangkum bahwa kendi sudah ada sejak zaman prasejarah, namun penggunaannya sebagai tempat air minum baru dikenal khususnya di wilayah Jawa pada abad ke 9. hal tersebut bisa dilihat pada relief candi borobudur yang dibangun sekitar tahun 800 M di teras Kamadhatu yang memperlihatkan bentuk dari sebuah kendi.
Fungsi
Terbuat dari tanah liat yang kemudian dibakar, kendi berfungsi sebagai wadah/tempat penyimpanan air minum, sama halnya seperti teko, ceret atau botol. selain sebagai tempat air minum, Kendi pada jaman dulu juga digunakan sebagai wadah obat-obatan atau ramuan jamu tradisional, namun yang lebih umum digunakan adalah sebagai temoat air minum.
Makna
Jawa memang terkenal dengan filosofinya, apapun Penamaan barang terdapat makna dibaliknya, sebagai contoh seperti yang tekah ditulis wartajowo pada postingan yang lalu, “kupat” ngaku lepat, “guru” digugu lan ditiru, dan sebagainya, begitu juga dengan kendi, dalam falsafah jawa, kendi mempunyai makna dibalik fungsinya sebagai penyimpan  air minum. Oleh karena nya kendi banyak dipakai dalam acara acara adat Jawa seperti dalam ritual siraman mantenan.
Air dalam kendi dimaknai sebagai air alami dan suci, atau bisa disebut air kehiduoan. dalam pembuatan kendi yang dibakar, memang kendi memberikan ruang bagi udara agar bisa masuk. oleh karenanya air kendi terasa sangat segar. artinya melalui kendi manusia haruskah bisa memberikan manfaat kepada yang lain.
Perlu diketahui bahwa pada jaman dulu, kendi biasanya diletakkan di deoan rumah. hal inj dumaksudkan agar ketika ada orang yang lewat dan kehausan bisa meminum air. hal ini tentu mengajarkan kepada kita untuk memiliki solidaritas terhadap sesama, saling membantu dan saling menolong tanpa mengharap pamrih.
Itulah beberapa makna kendi yang kini keberadaan nya mulai sulit ditemukan, kalaupun ada, hanya di tempat mbah mbah atau orang sepuh saja yang masih tetap menggunakan kendi sebagai wadag air minum.
Source http://wartajowo.blogspot.com http://wartajowo.blogspot.com/2018/08/kendi-jawa-makna-dan-filosofi-dalam.html
Comments
Loading...