Kekeratonan, Permainan Tradisional

0 3

Kekeratonan, Permainan Tradisional

Kekeratonan sebenarnya dasar permainannya adalah seperti jaga kandang, namun di buat semenarik mungkin dengan penjabaran dan aturan yang di buat oleh masyarakat permainan anak. Setiap anak di bagi rata dua kelompok. Jika ada 22 anak yang ikut serta, maka tiap kelompok terdiri dari 11 orang. Ada yang jaga ada juga yang jadi penyerang. Setiap pemimpin tim melakukan undian menggunakan uang koin, Mekanisme permainan ini melibatkan 5 orang regu penyerang sebagai tahanan yang di jaga oleh algojo penjaga, lalu sisanya adalah penyerang (6 orang) akan menyelamatkan 5 tahanan tadi. Para penyerang masing-masing akan mencoba masuk teritori penjaga yang dijaga ketat oleh gerbang, saling bergiliran. jika salah satu kelompok menjadi penjaga maka susunan permainan adalah 2 orang menjadi gerbang, 1 orang menjadi algojo penjaga dan sisanya menjadi dolanan. Dalam permainan ini regu penyerang tidak boleh keliatan gigi, baik itu yang menjadi tahanan atau yang menjadi pendobrak, Kalau keliatan giginya maka timnya di katakan gugur. Algojo penjaga tugasnya adalah menjaga 5 tahanan penyerang, tugasnya adalah mengganggu dengan berbagai macam cara agar setiap tahanan bisa tertawa keliatan giginya, tapi tidak boleh menyentuhnya. Sebatas hanya berkata-kata. 5 Tahanan disusun saling berpegangan dengan tangan melingkari perut. Lalu dolanan mengganggu dengan segala macam cara jika ada kelompok penyerang berhasil menembus gerbang, untuk menggagalkan usahanya menyelamatkan satu per satu tahanan, jika penyerang sebelumnya tersentuh oleh 2 penjaga gerbang, maka penyerang wajib mundur ke teritorinya kembali.

Permainan ini cukup banyak aturan, namun sangat populer dimainkan jika banyak anak yang ingin ikut bermain.

Source https://budaya-indonesia.org/Kekeratonan/ https://budaya-indonesia.org/Kekeratonan/
Comments
Loading...