Kehidupan Sosial Kerajaan Kalingga

0 229

Kehidupan Sosial Kerajaan Kalingga

Kalingga berasal dari kata Kalinga, nama sebuah kerajaan di India selatan, yang didirikan oleh beberapa kelompok orang lain dari India yang berasal dari Orissa, mereka melarikan diri karena daerah Orissa dihancurkan oleh Maharaga Asoka. Kerajaan ini didirikan pada abad ke-6 dan dibubarkan pada abad ke-7.

Kerajaan kalingga diperkirakan terletak di Jawa Tengah, di Kecamatan Keling sebelah utara gunung Muria, Sekarang letak nya dekat dengan Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Jepara. Ibu kota dari kerajaan kalingga adalah keling (Jepara), bahasa yang digunakan Kerajaan Kalingga yaitu, Melayu Kuna Sanskerta, agama yang dianut Kerajaan Kalingga yaitu, Hindu dan Buddha. Sebenarnya agama yang dianut oleh penduduk kerajaan ini umumnya Buddha, karena agama Buddha berkembang pesat pada saat itu,bahkan pendeta Cina datang ke keling dan tinggal selama tiga tahun.

Ratu Sima adalah penguasa di Kerajaan Kalingga. Ia digambarkan sebagai  seorang pemimpin wanita  yang  tegas  dan taat  terhadap peraturan yang berlaku dalam kerajaan  itu. Ratu Sima memerintah sekitar tahun 674-732 m. Kerajaan Kalingga hidup dengan teratur, berkat kepemimpinan ratu sima ketentraman dan ketertiban di kerajaan kalingga berlangsung dengan baik. Dalam menegakkan hukum, Ratu Sima tidak membeda-bedakan antara rakyat dengan kerabatnya sendiri.

Berita tentang ketegasan hukum Ratu Sima, raja yang bernama T-shih ia adalah kaum muslim Arab dan Persia, ia menguji kebenaran berita yang ia dengar. Beliau memerintahkan anak buahnya untuk meletakkan satu kantong emas di jalan wilayah Kerajaan Kalingga. Selama tiga tahun kantong tersebut tidak ada yang menyentuh, jika ada yang melihat kantong itu ia berusaha menyingkir.

Tetapi pada suatu hari, putra mahkota tidak sengaja menginjak kantong tersebut hingga isinya berceceran. Mendengar kejadian tersebut Ratu Sima marah, dan memerintahkan agar putra mahkota dihukum mati. Tetapi karena para menteri memohon agar putra mahkota mendapat pengampunan. Akhirnya Ratu Sima hanya memerintahkan agar jari putra mahkota yang menyentuh kantong emas tersebut di potong, hal ini menjadi bukti ketegasan Ratu Sima.

Source http://alifa-tf.blogspot.co.id http://alifa-tf.blogspot.co.id/2015/11/sejarah-kerajaan-kalingga-lengkap.html

Leave A Reply

Your email address will not be published.