Kehidupan Sastra di Jawa Tengah

0 218

Kehidupan Sastra di Jawa Tengah

Kehidupan dalam sastra sudah ada sejak Jawa kuno hingga sekarang ini. Pada masa lalu ada nama-nama seperti Yasadipura I, Yasadipura II, dan Ranggawarsita dikenal sebagai pujangga handal yang banyak menghasilkan karya sastra. Sastra tersebutpun masih lanjut hingga zaman sekarang ini. Banyak kantong-kantong sastra di Jawa Tengah menghasilkan sastrawan, baik yang berskala lokal, nasional, maupun internasional.Hingga melahirkan pula sastrawan yang handal-handal.

Kalau yang berasal dari Semarang  sebagai ibukota Jawa Tengah, bercokol pengarang-pengarang, antara lain: Triyanto Triwikromo, Gunoto Sapari, Eko Tunas, S. Prasetyo Utomo, Eko Sugiarto, Ghufron Hasyim, Sucipto Hadi Purnomo, Timur Suprabana, dan lain-lain. Sanggar sastra yang ada di kota ini di antaranya Sanggar Paramesthi dan Gebyog. Di Semarang juga lahir penulis novel yang memiliki karier yang baik dan lancar,ialah Habiburrahman El Shirazy.

Sejarah Sastra yang lainnya ialah di Kota Surakarta. Sastrawan besar lahir di kota ini contohnya ialah :

-WS. Rendra dan Arswendo Atmowiloto,

-N. Sakdani,

-Sosiawan Leak,

-Hanindawan,

-Andrik Purwasita, dan Siti Muslikah.

 

Sedangkan bila di Kota Magelang merupakan daerah yang juga didiami oleh banyak sastrawan. Di antara mereka adalah :

-Herlino Soleman,

-Dorothea Rosa Herliani,

-Jazimah Al Muhyi, dan Triman Laksono.

Sedangkan bila di Tegal sudah berdiri sebuah Sanggar dan juga sudah menerbitkan  karya-karya sastrawan lokal. Para sastrawan Tegal yang pernah mempublikasikan karyanya, antara lain :

-Ki Bagdja, Moch.

-Hadi Utomo,

-Turah Untung,

-Lanang Setiawan,

-Dwi Erry Santosa,

-S.L. Gaharu,

-Aryo Sunaryo Karman,

-Apito Lahire,

-Anis Yahya,

-Suprapto Haries, Denok Harto, Nur Ngudiono, Wuryanto,

-Batuh Imam Kapsan, Oyan S. Aryo, Endhy Kepanjen, dan lain sebagainya.

Di Pati ada Retno Anita Lestari yang membentuk komunitas sastra dengan nama Sastradipati. Di Kudus ada Jimat Kalimosodo, Mukti Sutarman Espe, Yudhi MS, dan Aryono KD. Di kota ini lahir pula komunitas sastrawan yang menamakan diri Kelompok Penulis Kudus. Kota Blora terkenal sebagai tempat kelahiran sastrawan besar, Pramudya Ananta Toer. Selain itu, lahir pula beberapa sastrawan lain, di antaranya Poer Adhi Prawoto, Jayus Pete, JPX. Hoery, dan Ngalimu Ana Salim. Di kota ini pernah ada sanggar sastra Jawa bernama Grup Diskusi Sastra Blora.

 

Source Kehidupan Sastra Di Jawa Tengah balai bahasa Jawa Tengah
Comments
Loading...