“Kebo Kinul” Kesenian Sukoharjo Yang Terkenal Sampai Eropa

0 246

Kebo Kinul merupakan salah satu jenis kesenian rakyat yang erat kaitannya dengan kegiatan seni dan ritual, yang tergolong dalam teater rakyat, didalamnya terdapat alur cerita, dialog, tari, dan karawitan. Isi cerita diambil dari legenda Desa Genengsari Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Kebo Kinul adalah penjaga tanaman berbentuk orang-orangan dari jerami yang diyakini oleh masyarakat sekitarnya sebagai simbol kesuburan.

Pertunjukkan Kebo Kinul

Pertunjukan Kebo Kinul mengisahkan tentang masyarakat Desa Genengsari Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo yang mengalami pagebluk (wabah penyakit yang menyerang manusia maupun tanaman), warga gagal memanen hasil pertanian karena rusak yang tidak diketahui apa penyebabnya. Setelah diteliti ternyata yang merusak adalah kebo kinul sendiri yang dipercaya sabagai penjaga tanaman yang dibantu oleh hama tanaman seperti: tikus, celeng, menthek, dll. Karena merasa tidak dihargai keberadaanya, para petani melalaikan kewajibannya untuk mengadakan sesaji/selamatan ketika memanen hasil pertaniannya.

Warga desa tidak ada yang mampu menjinakkan kebo kinul yang sedang mengamuk tersebut, akhirnya minta pertolongan seorang Kyai bernama Kyai Pethuk. Kyai Pethuk meminta kepada Kebo Kinul untuk tidak merusak semua tanaman, namun kebo kinul terus membabi buta merusak tanaman warga, akhirnya peperangan sengit tidak terelakkan lagi. Kyai Pethuk berdoa memohon petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa agar bisa menghentikan pagebluk yang sedang terjadi, dengan sarana sebuah keris pusaka akhirnya kebo kinul tunduk menyerah, namun kebo kinul mempunyai permintaan agar para warga memberikan sesaji mengadakan selamatan pada waktu memanen hasil pertaniannya. Setelah warga desa menyanggupi permintaan tersebut lenyaplah pagebluk yang melanda desa Genengsari, Kebo Kinul akhirnya menjadi sahabat petani dalam hal menjaga dan mengolah tanaman agar terhindar dari hama, dan hasil panenan dapat melimpah.

Eksistensi Kebo Kinul

Pada era 1980-an Kebo Kinul dikenal sebagai dolanan anak berbentuk seperti drama. Ada yang memerankan kebo atau kerbau pembajak sawah, tikus atau walang sangit yang diumpamakan sebagai hama padi, dan sebagainya. Seiring berjalannya waktu masyarakat Sukoharjo mengkreasikannya dengan tarian, kolaborasi musik tradional, dan lainnya. Masing-masing kreasi memiliki ciri khas hingga membentuk semacam aliran.

Kebo Kinul kreasinya sudah pernah dipentaskan di sejumlah negara Eropa, seperti Jerman, Prancis, Swiss, dan Belanda, pada 2005 dan tahun-tahun berikutnya. Pementasan itu dalam rangka mengisi gelaran International Youth Conference (IYO).

Source "Kebo Kinul" Kesenian Sukoharjo Yang Terkenal Sampai Eropa "Kebo Kinul" Kesenian Sukoharjo Yang Terkenal Sampai Eropa "Kebo Kinul" Kesenian Sukoharjo Yang Terkenal Sampai Eropa

Leave A Reply

Your email address will not be published.