Kebo Bule Kyai Slamet

0 308

 Kebo Bule Kyai Slamet

Yang menjadi  daya tarik tersendiri bagi ribuan warga yang tumpah ruah mengadiri perayaan malam satu Suro di Keraton Solo, Kamis (15/10/2015) dini hari ialah Kerbau Bule atau dalam bahasa Jawa disebut kebo bule

Kebo bule menjadi ikon istimewa warga Solo khususnya Keraton Surakarta, terutama pada saat perayaan Satu Suro. Cerita mengenai kebo tersebut yang dianggap fenomenal adalah sebagian masyarakat Jawa percaya hewan tersebut membawa berkah dan keselamatan dari Sang Kuasa.

Pada saat malam Satu Suro, warga selalu mencoba menyentuh, mengambil air jamasan dan bahkan ada yang percaya kotoran sang kebo juga memiliki khasiat.

Nama Kyai Slamet tersebut sebetulnya adalah salah satu pusaka berupa tombak milik keraton. Pada zaman Pakubuwono ke-10, sekitar tahun 1893-1939, melakukan tradisi membawa pusaka Kyai Slamet keliling tembok Baluwarti pada hari Selasa dan Jumat Kliwon. Saat itu, kebo bule selalu mengikuti di belakang, hal tersebut menurut Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta, Kanjeng Winarno Kusumo

Sosok binatang kerbau mempunyai makna tersendiri. Kerbau adalah lambang rakyat kecil terutama kaum petani. Indonesia adalah negara agraris yang identik dengan kehidupan pertanian, tidak lepas dari binatang kerbau tersebut. Hewan kerbau juga menjadi simbol penolak bencana. Dalam tradisi masyarakat Jawa, kerbau mempunyai kepekaan untuk mengusir roh jahat atau niat buruk.

 

Source Makna Kebo Bule Kyai Slamet Bagi Orang Jawa kompas.com
Comments
Loading...