Kebiasaan Bermain “Sapintrong” Di Daerah Bandung

0 2

Kebiasaan Bermain “Sapintrong” Di Daerah Bandung

Sapintrong adalah suatu permainan yang memiliki pemain minimal 3 orang. Sapintrong memiliki kesamaan seperti lompat tali, tetapi bedanya adalah tali yang digunakan dibuat dari karet gelang yang disambung-sambung sampai panjang. Cara bermain sapintrong terbilang simpel, 2 pemain bertugas untuk memegang dan mengayunkan tali sedangkan 1 orang berusaha untuk loncat di atas tali tersebut. Sapintrong biasanya dimainkan oleh anak-anak muda mulai dari sd, smp, dan sma untuk mengisi waktu luang.

Kebiasaan bermain sapintrong ini sudah menjadi kebiasaan bagi anak-anak dalam mengisi waktu luang di daerah pedesaan. Anak-anak yang bermain sapintrong di waktu luang biasanya bermain di saat waktu istirahat di sekolah atau setelah pulang sekolah. Sapintrong biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan karena mereka relatif lebih lincah saat bermain sapintrong. Salah satu contoh tempat yang masih bermain permainan tradisional adalah di daerah Ciparay, desa Pangauban.

Permainan tradisional seperti sapintrong di kota Bandung sudah jarang dimainkan karena sudah banyak kegiatan lain untuk mengisi waktu luang di selang pelajaran dan sepulang sekolah. Sebagai contoh, anak-anak muda di perkotaan relatif lebih senang untuk memainkan handphone ketimbang bergerak berolahraga saat waktu istirahat, akan tetapi masih ada beberapa sekolah yang mengimplementasikan permainan tradisional sebagai sebuah kegiatan di mata pelajaran yang berhubungan, sapintrong biasanya dimainkan disaat pelajaran olahraga.

Source https://budaya-indonesia.org/Sapintrong-1/ https://budaya-indonesia.org/Sapintrong-1/
Comments
Loading...