budayajawa.id

Karakteristik Wanita Jawa Dalam Kehidupan Wanita Jawa

0 22

Indonesia memiliki beragam suku budaya yang tersebar di seluruh penjuru negeri, salah satunya adalah suku Jawa. Suku Jawa termasuk suku yang memiliki jumlah banyak dan sering kita jumpai, terutama wanita Jawa. Namun, ada beberapa fakta mengenai wanita Jawa yang belum banyak diketahui orang. Inilah fakta-faktanya:

  1. Inner Beauty: Wanita Jawa sering disebut ayu, yang artinya cantik. Namun bukan hanya cantik yang tampak di luar, juga kecantikan yang memancar dari dalam dirinya. Gurat wajah wanita Jawa membuatnya enak untuk dipandang dan betah berlama-lama didekatnya. Mayoritas wanita Jawa memiliki kulit sawo matang yang membuatnya terlihat lebih manis dan menyenangkan.
  2. Anggun: Wanita Jawa terkenal dengan gerak-geriknya yang anggun dan mempesona. Selain itu, wanita Jawa juga cenderung sopan dalam bertingkah laku. Wanita Jawa terbiasa dididik berdasarkan tata karma dan adat istiadat, sehingga perilaku mereka sudah terbentuk sedari kecil. Terutama saat berbicara dengan orang yang lebih tua atau dihormati, kesopanan wanita Jawa sangat terlihat.
  3. Penurut: Sedari kecil, wanita Jawa terbiasa dengan nilai-nilai kesopanan dan budi luhur. Hal ini membuat wanita Jawa cenderung penurut dan tidak suka membantah. Apa yang dikatakan orangtua atau pasangan akan mereka turuti, selama hal itu dianggap baik.
  4. Penyabar: Selain penurut, wanita Jawa juga memiliki sifat penyabar. Mereka tidak mudah patah semangat atau banyak menuntut untuk mendapatkan berbagai hal. Wanita Jawa cenderung menerima berbagai hal dengan lapang dada dan hati terbuka.
  5. Sederhana: Kepribadian wanita Jawa cenderung sederhana dan tidak macam-macam. Jika Anda berjalan-jalan ke daerah Jawa, Anda akan mendapati keseharian wanita Jawa tulen yang tidak neko-neko. Mereka tidak menjalani hidup dengan serampangan dan bergaya ini itu tak ada habisnya. Wanita Jawa cenderung lebih dapat menerima segala sesuatu apa adanya.
  6. Telaten sekaligus cekatan: Mungkin Anda pernah mendengar istilah alon-alon waton kelakon, yang berarti biar pelan asal terlaksana. Hal inilah yang menggambarkan wanita Jawa yang telaten dalam mengerjakan segala sesuatu. Mereka tidak terburu-buru dalam bertindak dan lebih berhati-hati. Namun begitu, wanita Jawa tetap cekatan dan gesit dalam melakukan pekerjaannya. Perpaduan telaten dan cekatan inilah yang merupakan bagian dari sifat wanita Jawa.
  7. Bertutur kata lembut: Ciri khas lain dari wanita Jawa adalah tutur katanya yang lembut, halus, dan sopan. Dalam bahasa Jawa sendiri terdapat tingkatan bahasa yang digunakan berbeda-beda tergantung siapa lawan bicaranya. Semakin tua usia atau terhormat kedudukannya, tentunya tingkat bahasa yang digunakan lebih tinggi. Biasanya wanita Jawa menggunakan tutur bahasa Krama Inggil jika berkomunikasi dengan para tetua, suami, atau mereka yang berstatus sosial tinggi.
  8. Rajin dan Tekun: Wanita Jawa merupakan wanita yang memiliki karakter rajin dan tekun dalam menjalani kehidupan. Hal ini teraplikasikan dalam berbagai elemen kehidupan mereka, sedari duduk di bangku sekolah, kuliah, hingga bekerja. Bahkan ini terus terbawa hingga berumah tangga, seperti rajin membersihkan rumah, memasak, dan lain sebagainya. Kerajinan dan ketekunan ini yang membuat mereka dapat bertahan dimanapun, salah satunya di ibukota yang keras.
  9. Menjunjung Tinggi Adat Istiadat: Sedari kecil, wanita Jawa sudah terbiasa diajari nilai-nilai adat dan budaya yang berlaku dari nenek moyang mereka. Hal ini membuat wanita Jawa tumbuh menjadi wanita yang memegang teguh ajaran adat istiadat yang terpelihara secara turun-temurun itu. Adat Jawa khas dengan hubungan horizontal sesama manusia, terutama antara pria dan wanita serta anak dan orangtua. Ini membentuk karakter wanita Jawa yang cenderung lebih sungkan dan menjaga segala tindak-tanduknya.
  10. Pengalah: Karena sifatnya yang sungkan tersebut, wanita Jawa cenderung lebih pengalah dan menerima orang lain lebih lapang dada. Mereka tidak suka berdebat panjang yang tidak memiliki manfaat. Hal ini juga menunjukkan bahwa wanita Jawa tidak egois akan kepentingannya sendiri. Mereka menghormati akan adanya kepentingan orang lain dan mengalah untuk kepentingan bersama.
  11. Ramah: Wanita Jawa termasuk wanita yang pandai bergaul dan ramah kepada orang lain. Jika berpapasan dengan orang lain, mereka pasti akan menyapa dengan senyum lebar. Tak lupa juga menanyakan kabar walaupun hanya basa-basi. Namun hal itu justru membuat orang yang diajak bicara merasa nyaman dan senang. Siapa yang tidak senang diperlakukan baik dan ramah seperti itu, bukan?
  12. Table Manner Yang Baik: Sifat dan tindak-tanduk wanita Jawa memang sudah diatur dan dilatih sejak kecil, sehingga terus melekat hingga mereka dewasa. Bahkan untuk makan pun mereka memegang teguh kepada tata karma. Saat makan, wanita Jawa menggunakan sendok dan piring dengan hati-hati supaya tidak menimbulkan suara berisik yang mengganggu orang-orang di sekitarnya. Selain itu, makan juga tidak boleh mengecap dengan keras atau berbunyi, karena hal itu tidak sopan.
  13. Pandai Mengatur Uang: Sifat sederhana dan telaten wanita Jawa membuat mereka pandai dalam mengatur keuangan. Wanita Jawa tidak neko-neko, sehingga mereka tidak banyak menginginkan beli ini itu. Barang-barang yang dibeli adalah barang yang dibutuhkan, bukan sekedar keinginan sementara. Dengan begitu, mereka dapat lebih menghemat uang dan menyimpannya untuk kebutuhan yang lebih penting. Seperti melanjutkan sekolah atau biaya pernikahan.
  14. Pandai Mengambil Hati Mertua: Wanita Jawa digadang-gadang sebagai calon menantu idaman karena sangat pandai mengambil hati mertua. Sudah menjadi rahasia umum kalau mertua dan menantu sulit akur, apalagi jika tinggal di rumah yang sama. Namun sifat sopan, telaten, dan rajin dari wanita Jawa membuat mertua cepat merasa senang kepadanya. Ditambah lagi sifat wanita Jawa yang penurut dan selalu mendengarkan apa kata orangtua, tentunya semakin membuat mereka terlihat baik di mata para mertua.

Source http://cintaihidup.com http://cintaihidup.com/listicle/35257
Comments
Loading...