Kain Sindur Pada Ayah Pengantin Jawa

0 114

Kain Sindur Pada Ayah Pengantin Jawa

Indonesia memiliki banyak sekali kain tradisional. Namun tak semuanya bisa digunakan untuk pengantin. Sebut saja kain batik. Pada pengantin Jawa, ada kain motif batik tertentu yang hanya bisa digunakan saat pernikahan berlangsung.

Perhelatan pernikahan merupakan sebuah peristiwa yang sangat bermakna, juga sarat akan simbol-simbol kebaikan serta penuh harapan mulia. Tradisi kultur Timur, termasuk Indonesia, mengajarkan kebajikan maupun keburukan dengan simbol-simbol yang tersirat maupun tersurat.

Simbol yang mengajarkan perilaku dalam mahligai kehidupan juga disampaikan melalui selembar kain. Itulah sebabnya, ada jenis-jenis kain motif tertentu yang khusus diperuntukkan bagi perhelatan pernikahan dan pengantin.

Motif tertentu bukan hanya diperuntukkan bagi mempelai. Dalam perhelatan pernikahan secara adat, orangtua kedua mempelai juga memakai kain jenis motif tertentu yang sarat makna dan simbol dalam mengarungi rumah tangga.

Kata sindur merupakan sebuah kain panjang yang berwarna merah dengan tepinya warna putih. Panjang kain tersebut kira-kira antara satu setengah sampai dua meter. Kain ini digunakan dalam upacara adat pengantin Jawa. Makna dari upacara singkepan sindur tentunya mengharap agar kedua pengantin bisa hidup rukun sampai tua nanti.

Kain sindur juga dipakai oleh sang ayah mempelai, sebagai pertanda dirinya adalah sang empunya hajat atau tuan rumah. Hanya saja, kain sindur dibentuk menjadi seperti setagen yang dililitkan di pinggang. Kain ini dipakai oleh sang pemangku hajat pada bagian luar beskap sehingga sedikit terlihat menutup pinggang.

Source http://mahligai-indonesia.com/ http://mahligai-indonesia.com/pernikahan-nusantara/perlengkapan-pernikahan/makna-di-balik-sehelai-kain-pengantin-jawa-1575
Comments
Loading...