Ithuk-Ithukan, Jawa Barat

0 132

Ithuk-Ithukan, Jawa Barat

Tradisi Ithuk-ithukan merupakan tradisi yang terdapat di Dusun Rejopuro, Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur. Tradisi ini biasa diadakan pada 11 – 12 Dzulhizah dan baru diangkat oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pariwisata Banyuwangi untuk dilestarikan sebagai salah satu agenda di Banyuwangi Festival 2018.

Tradisi ini berisi acara arak-arakan makanan khas Dusun Rejopuro yaitu ingkung ayam yang disajikan diatas ancak yang terbuat dari pelepah pohon pisang yang diarak dari Dusun Rejopuro menuju sumber air yang bernama Sumber Hajar. Ancak tersebut diarak sendiri oleh ibu-ibu yang menggunakan kebaya hitam dan batik gajah oling. Lalu setelah diarak, makanan tersebut dimakan bersama-sama masyarakat Suku Osing Rejopuro (Suku yang terdapat didusun tersebut) setelah berdoa bersama di sumber air tersebut.

Tradisi ini diadakan dengan tujuan selain sebagai bentuk rasa syukur atas rahmat dari Tuhan Yang Maha Agung atas sumber daya alam yang melimpah, ini juga digelar agar masyarakat bisa saling kepethuk atau bertemu untuk menjalin silaturrahmi. Maka tradisi ini dinamakan Tradisi Ithuk-ithukan. Dengan kegiatan ini warga menjadi dekat satu dengan yang lainnya dan mudah memaafkan satu sama lain. Itu sebabnya, dusun ini dinamakan Rejopuro yang berasal dari kata ‘Rejo’ yang artinya ramai dan ‘Puro’ yang bermakna memaafkan.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Ithuk-Ithukan/
Comments
Loading...