Isi Sajen Pasang Tarub Dalam Prosesi Pernikahan Jawa

0 171

Isi Sajen Pasang Tarub Dalam Prosesi Pernikahan Jawa

Dalam adat istiadat kultur Jawa, sajen adalah sesajian yang berupa makanan, hewan atau buah-buahan yang dipersembahkan kepada arwah leluhur serta kekuatan gaib yang ada dalam upacara yang diselenggarakan. Seiring dengan adanya pengaruh Agama Islam (dan agama lainnya) dalam kehidupan beragama masyarakat Jawa, maka sesajen pun beralih fungsi. Sesajen dianggap sebagai salah satu simbolisasi dan tradisi nenek moyang yang disediakan dengan tujuan dan makna mulia.

Dalam pernikahan jawa, sajen dipersembahan pada waktu-waktu ritual tertentu, misalnya untuk Midodareni, Siraman, dan seterusnya. Umumnya sesajen erat kaitannya dengan hasil bumi hasil bumi dan kekayaan alam,misalnya berupa tanaman, pepohonan, ataupun buah-buahan yang mengandung makna filosofis tertentu.

Berikut ini beberapa jenis sajen yang dipersembahkan saat ritual upacara pernikahan, berikut makna filosofinya.

Sajen Pasang Tarub

Pasang Tarub merupakan upacara memasang atau menaikkan bleketepe yang terbuat dari anyaman daun kelapa. Pemasangan tarub dilakukan secara simbolis oleh ayah calon pengantin wanita. Seusai acara pasang tarub, acara pun berlanjut dengan upacara Pasang Tuwuhan atau memasang tumbuh-tumbuhan yang diletakkan di gerbang utama rumah atau dekat tempat siraman.

Tuwuhan terdiri dari setandan pisang suluhan atau matang di pohon, sebatang pohon tebu wulung (tebu hitam), cengkir gadhing (tandan dan buah kelapa gading), ranting dan daun pohon beringin, seikat padi, berbagai jenis daun-daunan antara lain daun keluwih, daun alang-alang dan daun opo-opo.

Sajen untuk upacara Tarub :(a). Nasi putih (b). Ayam Panggang. (c). Dua ekor burung dara.(d). Sayur menir (bayam dan jagung muda dirisi iris), (e). Jajan pasarsatu nampan

Source http://mahligai-indonesia.com/ http://mahligai-indonesia.com/pernikahan-nusantara/isi-sesajen-pernikahan-jawa-4448
Comments
Loading...