Isi Sajen Akad Nikah Dalam Prosesi Pernikahan Jawa

0 137

Isi Sajen Akad Nikah Dalam Prosesi Pernikahan Jawa

Dalam adat istiadat kultur Jawa, sajen adalah sesajian yang berupa makanan, hewan atau buah-buahan yang dipersembahkan kepada arwah leluhur serta kekuatan gaib yang ada dalam upacara yang diselenggarakan. Seiring dengan adanya pengaruh Agama Islam (dan agama lainnya) dalam kehidupan beragama masyarakat Jawa, maka sesajen pun beralih fungsi. Sesajen dianggap sebagai salah satu simbolisasi dan tradisi nenek moyang yang disediakan dengan tujuan dan makna mulia.

Dalam pernikahan jawa, sajen dipersembahan pada waktu-waktu ritual tertentu, misalnya untuk Midodareni, Siraman, dan seterusnya. Umumnya sesajen erat kaitannya dengan hasil bumi hasil bumi dan kekayaan alam,misalnya berupa tanaman, pepohonan, ataupun buah-buahan yang mengandung makna filosofis tertentu.

Berikut ini beberapa jenis sajen yang dipersembahkan saat ritual upacara pernikahan, berikut makna filosofinya.

Sajen Akad Nikah

Dalam tradisi Jawa, upacara pernikahan juga menyertakan sesajen lengkap terdiri dari: (a). Cikal atau tunas kelapa dan tebu wulung yang dipotong-potong. (b). Pisang raja satu tangkep. (c). Kelapa kupas 2buah, (d). Benang Lawe satu ikat. (e). Sebuah welat, bambu tipis. (f).Kinang atau satu set perlengkapan makan sirih. (g). Bunga Telon.(h). Ayam jantan hidup. (i). Jajan Pasar. (j). Kelapa tanpa serabut dan letrek. (k), Alasnya kloso bongko, daun kluwih, daun opo-opo, daun dadap srep, daun nanas, daun alang alang, kain mori setengah meter.(l). Setangkap gula kelapa. Keseluruhan ditempatkan di satu bokor besar, kemudian sajen ini diletakkan di dekat tempat berlangsungnya upacara pernikahan.

Source http://mahligai-indonesia.com/ http://mahligai-indonesia.com/pernikahan-nusantara/isi-sesajen-pernikahan-jawa-4448
Comments
Loading...