Isi Cerita Pantun Sunda, Sastra Lisan Masyarakat Jawa Barat

0 136

Isi Cerita Pantun Sunda, Sastra Lisan Masyarakat Jawa Barat

Pantun Sunda merupakan kekayaan tradisi lisan masyarakat Jawa Barat. Tradisi yang sudah berusia ratusan tahun ini meski memiliki nama yang sama, tapi berbeda dengan pantun dalam tradisi Melayu. Pagelaran pantun Sunda berbentuk tuturan atau penceritaan bersyair dengan iringan musik kecapi indung. Bentuknya merupakan campuran antara percakapan, lagu, dan syair cerita. Biasanya isinya tentang pencarian kerohanian.

Seni menyanyikan pantun merupakan pekerjaan tunggal. Juru pantun menyanyi sambil memetik kecapi indung (induk kecapi) berbentuk perahu. Musik kecapi mengiringi sekaligus menjadi bagian dari pantun Sunda, berfungsi untuk menandai suasana hati dan perubahan adegan cerita. Kisah yang diceritakan dan iringan musik kecapinya merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam pagelaran pantun Sunda.

Kebanyakan kisah yang dituturkan berasal dari masa kerajaan Hindu Pajajaran, sebelum beralih ke Islam di akhir abad ke-16. Pada tingkat yang tertinggi, kisahnya melambangkan perjalanan kerohanian yang dijalani setiap orang dalam hidupnya. Namun, seperti kebanyakan kesusastraan besar Nusantara, kisah itu dapat dinikmati juga sebagai dongeng yang menghibur. Juru pantun sering kali berimprovisasi, tergantung selera dan penonton.

Saat ini, pola pemikiran masyarakat sudah bergeser. Kesenian tradisional semakin terpinggirkan. Meski masih bisa dijumpai, pagelaran pantun Sunda sudah sangat jarang terjadi.

Source https://1001indonesia.net/ https://1001indonesia.net/pantun-sunda-sastra-lisan-masyarakat-jawa-barat/
Comments
Loading...