Informasi Budaya Jawa : Agus Noor, Penulis Yogya

0 36

DIY memiliki tempat tersendiri di hati penulis buku Barista Tanpa Nama (2018), Agus Noor. Bergaul dalam lingkungan seniman di Kota Gudeg tersebut secara tidak langsung membentuknya untuk berpikir di luar kebiasaan.

DIY itu apa-apa bisa jadi lelucon, apapun dibercandain. Lelucon itu bukan sekadar lucu ya, tapi memandang suatu persoalan secara berbeda. Sesuatu yang kita anggap biasa bisa jadi menarik dari kacamata lelucon

Hidup dalam lingkungan seniman juga mendidiknya untuk memiliki jiwa “memberontak”, tak terkecuali kritis terhadap kebijakan-kebijakan rezim. Namun ia sadar bahwa ada keterbatasan dalam menyampaikan kritik.

Kita tidak boleh berkonfrontasi langsung dalam mengkritik, tapi lebih kepada menyindir. Kalau di Jawa istilahnya pasemon, begitu ya begitu tapi jangan dinyatakan begitu. Ngomongnya mlipir, tapi orang kemudian mengerti yang dimaksud.

Source Indonesia indonesiakaya.com/tokoh/detail/agus_noor_
Comments
Loading...