Hajat Bumi Kampung Nyenang Bandung Barat

0 138

Hajat Bumi Kampung Nyenang

Hajat Bumi Kampung Nyenang adalah sebuah acara yang rutin dilakukan oleh masyarakat Kampung Nyenang, Kecamatan Cipeundeuy.Sebagai bentuk rasa syukur atas hasil alam yang dipanen. Tak hanya itu, hajat bumi sebagai bentuk memperlihatkan bahwa Kampung Nyenang masih mempertahankan kebudayaan dan kesenian yang ada. Hal yang membedakan Hajat Bumi Kampung Nyenang dengan hajat bumi daerah lain adalah hiasan atau ranggeuyan dalam tenda atau panggung. Di daerah lain, di Jawa Barat khususnya hiasan tenda berupa olahan makanan seperti opak, rangginang, kicimpring, dan lainnya. Tapi di Kampung Nyenang ranggeyan berupa hasil sawah dan kebun berupa ikatan padi, rambutan, kelapa, durian, manggis, kecapi, nanas, sirsak, dan lainnya. Sedangkan umbi berupa singkong, talas, ubi, gadung, dan lainnya.

Hal unik lain yang membedakan Hajat Bumi Kampung Nyenang dengan Hajat Bumi daerah lain adalah dalam prosesi tradisi maupun kesenian yang mendukungnya. Di Hajat Bumi Kampung Nyenang tidak ada hiburan kesenian seperti tari-tarian, ataupun pagelaran musik apalagi pagelaran wayang golek. Jadi dahulu kala Kampung Nyenang merupakan keturunan dari Prabu Siliwangi yang mana istri dari Prabu Siliwangi, Nyi Mas Kubu Karancang melarikan diri ke Kampung Nyenang karena masalah internal keluarga. Jadi awalnya Hajat Bumi Kampung Nyenang ini di gelar pada tiap rumah, tapi sekarang semuanya digabungkan dalam satu tempat sebagai rasa syukur atas hasil alam yang didapatkan. Kalau diartikan, bumi itu rumah dan hajat itu bentuk dari rasa syukur masyarakatnya, maka diadakan kegiatan Hajat Bumi.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Hajat-Bumi-Kampung-Nyenang/
Comments
Loading...