budayajawa.id

Grompol, Motif Batik Jogja Yang Bermakna Kebaikan

0 9

Batik Jogja dikenal masyarakat masih mempertahankan metode canting (batik tulis) dalam proses pembuatannya. Batik tulis dianggap lebih memiliki nilai filosofis tersendiri karena cara ini telah dilakukan oleh para pendahulu saat batik pertama kali dilahirkan. Nilai yang terkandung dalam corak batik akan lebih bermakna jika dalam pengerjaannya menggunakan motode tulis.

Grompol, merupakan salah satu motif Batik Jogjakarta yang sampai saat ini juga masih beredar di masyarakat. Ragam hias batik ini berupa bentuk geometris yang berukuran besar. Pola Batik Jogja memang dikenal dengan ukurannya yang besar, berbeda dengan Batik Solo yang bentuk geometrisnya berukuran kecil.

Grompol menyerupai rantai yang saling terikat dengan ukuran dan bentuk yang sama. Sepintas motif ini juga terlihat seperti menggambarkan kelopak bunga. Ornamen kecil seperti titik-titik disekitar bentuk utama menambah cantik motif batik yang satu ini.

Dari segi makna, Grompol memiliki arti bersatu. Masyarakat percaya bahwa motif batik ini merupakan simbol dari bersatunya hal-hal yang bersifat kebaikan. Hal tersebut membuat batik ini sering dikenakan pada saat upacara perkawinan. Grompol merupakan pengharapan berkumpulnya rejeki, kebahagiaan, keturunan, hidup rukun, dan sebagainya.

Motif Batik Grompol digunakan atau di kenakan atau diselimutkan pada calon pengantin setelah mereka melakukan ritual mandi pada upacara siraman. Makna Grompol berarti menjadi satu. Batik motif grompol digunakan oleh pasangan pengantin bertujuan agar mereka dapat hidup mengerompol, bersama atau selalu hidup bersatu.

Source http://pusatgrosirsolo.com/artikel-batik/grompol-motif-batik-jogja-yang-bermakna-kebaikan/ http://pusatgrosirsolo.com
Comments
Loading...