budayajawa.id

Grebegan, Tradisi Menyambut Lebaran Kraton Jogjakarta

0 28

Garebeg atau grebeg adalah upacara berkala atau tradisi yang diadakan masyarakat Jawa untuk memperingati suatu peristiwa penting. Yang disimbolkan dengan Gunungan,yang berisi sayuran diantaranya kacang pan jang,cabe, dan lain-lainnya. Garebeg yang paling populer adalah yang diadakan oleh Keraton Yogyakarta Hadiningrat, yang diadakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhamad. Garebeg ini merupakan puncak sekaligus mengakhiri perayaan tahunan Sekaten.

Garebeg Kraton lainnya adalah Garebeg Sura (1 Muharram), Garebeg Sawal (memperingati Idulfitri), dan Garebeg Besar (memperingati Iduladda). Upacara garebeg tidak saja diadakan oleh pihak keraton, tetapi juga oleh pihak-pihak lain, seperti pemerintahan lokal, desa, atau instansi.

Dalam upacara ini, pihak penyelenggara merayakan kemakmuran yang diberikan kepada masyarakat dengan mempersembahkan gunungan, biasanya berpasangan dan masing-masing disebut gunungan jaler atau kakung (laki-laki) dan gunungan estri (perempuan). Gunungan ini tersusun dari hasil bumi yang dirangkai pada kerangka berbentuk menggunung. Setelah diarak, hasil bumi diperebutkan oleh massa yang sudah menunggu kesempatan.

Pada perkembangan masa kini, penyelenggara perniagaan Daring (online market) juga melakukan strategi pemasaran berupa praktek “grebeg online”. Calon pembeli “memperebutkan” produk-produk yang dijual daring dengan harga yang dikorting besar.

Source https://id.wikipedia.org https://id.wikipedia.org/wiki/Grebeg
Comments
Loading...