Gerakan- gerakan dalam Tari Jaipong

0 803

Gerakan- gerakan dalam Tari Jaipong

Tari Jaipong atau yang kerap disebut Tari Jaipongan, sebenarnya merupakan tari kreasi baru yang diciptakan oleh seniman asal Karawang yaitu H. Suanda. Tarian tradisional yang merupakan gabungan dari beberapa elemen kesenian sunda seperti ketuk tilu, topeng bancet, pencak silat, dan wayang golek ini baru mulai muncul di dunia seni pada tahun 1976.

Baru setelah itu, tari Jaipong semakin dikenal luas dan semakin banyak disukai oleh kalangan masyarakat Sunda, bahkan seluruh masyarakat Nusantara pada umumnya.  Tari Jaipong, pada dasarnya tidak mengusung tema atau makna filosofis tertentu, melainkan seluruh gerakannya adalah menjadi hiburan semata.

Keluwesan penari Jaipong dalam menggerakkan tubuh serta memainkan selendang sesuai irama kendang menjadi sebuah daya tarik tersendiri dari tarian tradisional Jawa Barat ini. Tarian Jaipong sangat terkenal dengan gerakan tariannya yang lenggak-lenggok senada dengan iringan musiknya.

Gerakan-Gerakan Tari Jaipong

Gerakan Tari Jaipong bisa dikategorikan sangat sederhana, karena hanya memiliki 4 ragam gerakan, yaitu gerak bukaan, gerak pencungan, gerak ngala, serta gerak mincit.

  1. Gerakan Bukaan, yaitu gerakan tari yang mengawali tarian Jaipong. Penari Jaipong akan memulainya dengan memutari panggung sembari memainkan selendang yang sebelumnya telah disampirkan di leher.
  2. Gerakan Pencungan, yakni ragam gerakan cepat, yang diiringi oleh musik dengan tempo cepat pula.
  3. Ngala, yaitu ragam gerakan patah-patah, atau gerakan tari yang memiliki suatu titik pemberhentian sejenak sebelum pemain melakukan gerakan lain, di mana ragam gerak ini dilakukan dengan cepat.
  4. Gerakan Mincit, yaitu gerakan perpindahan dari satu jenis gerak ke jenis gerak lain yang ditampilkan setelah gerakan ngala.
Source https://rpsgblist.org/ https://rpsgblist.org/sejarah-dan-asal-tari-jaipong/
Comments
Loading...