Gangsing Cocokan: Permainan Tradisional dari Betawi

0 23

Permainan tradisional anak-anak khas Betawi. Permainan ini di Jakarta sudah ada sejak tahun 1950-an. Alat permainan terbuat dari batang pohon asam, jambu batu, atau sawo yang berbentuk kerucut dan diberi potongan paku kecil di ujung bawahnya. Permainan bisa diikuti oleh anak-anak putra maupun putri. Jumlah pemain tidak dibatasi, semakin banyak yang ikut bermain akan menjadi lebih menarik.

Arena permainan berupa lingkaran berdiameter 1/2 – 1 m yang dibuat di tanah. Siapa yang berhak main lebih dulu ditentukan dengan hompimpa. Setiap anak hanya dapat memainkan gangsingnya satu kali dalam satu putaran. Gangsing peserta yang berputar lebih lama dalam lingkaran dari yang lainnya dianggap sebagai pemenang, sebaliknya yang gangsingnya tidak berputar dianggap kalah (memutar dalam lingkaran).

Untuk gangsing cocokan, dalam permainannya, setiap peserta menaruh gangsing pasangannya di dalam lingkaran, lalu ia haris dapat mengeluarkan pasangannya itu. Bagi peserta yang tidak dapat mengeluarkan atau paling akhir berhasil mengeluarkan gangsing pasangannya, maka ia dinyatakan sebagai yang kalah dan harus menerima cocokan dari gangsing peserta lainnya. Gangsing yang tidak keluar atau keluar dari lingkaran paling akhir akan dianggap kalah. Sebagai hukuman, gangsing tersebut (bukan gangsing gacoannya) dicocok dengan paku gangsing sampai terbelah.

Source https://jakarta.go.id/artikel/konten/1158/gangsing jakarta.go.id

Leave A Reply

Your email address will not be published.