Fungsi Waditra Dalam Gamelan Degung

0 136

Fungsi Waditra Dalam Gamelan Degung

Fungsi waditra dalam gamelan degung, harus dibagi dahulu bentuk lagu yang dibawakan. Bentuk lagu yang terdapat pada gamelan degung terdiri dari dua bagian besar, yaitu: Lagu-lagu Kemprangan dan Lagu-lagu Gumekan. Lagu kemprangan tiada bedanya dengan bentuk Rerenggongan pada gamelan salendro. Biasanya lagu yang dibawakan berirama satu wilet atau keringan, misalnya lagu Jipang Lontang, Gambir Sawit, Kulu-Kulu, catrik dan lain-lain. Pada dasarnya posisi tabuh sama dengan posisi pada gamelan salendro.

Fungsi waditra pada lagu kemprangan ini adalah sebagai berikut:

  • Jengglong    = balunganing gending
  • Suling          = pembawa melodi
  • Kendang      = pengatur irama
  • Saron          = lilitan melodi
  • Bonang        = lilitan balunganing gending
  • Gong           = paganteb wilet

Gumekan sebenarnya nama teknis tabuhan, tetapi di sini bisa diartikan pula sebagai bentuk lagu degung yang khas dalam lagu-lagu ageng. Fungsi waditra pada gumekan sangat berbeda sekali dengan gending-gending lainnya, terutama dalam pembawa melodi lagu.

Fungsi waditra dalam lagu/gending ageng tabuh gumekan:

  • Bonang                        = pembawa melodi
  • Suling                           = lilitan melodi
  • Saron/Cempres         = lilitan melodi
  • Panerus                       = cantus firmus
  • Jengglong                   = balunganing gending
  • Gong                             = panganteb wiletan
Source https://jatinangor.itb.ac.id/ https://jatinangor.itb.ac.id/gamelan-sunda-degung/
Comments
Loading...