Filosofi Suku Using

0 126

Filosofi Suku Using

Suku Using atau Suku Osing atau biasa disebut Wong Osing adalah sebutan bagi suku yang masih teguh mempertahankan adat istiadatnya di Jawa timur. Meskipun bisa dijumpai di sejumlah wilayah di Banyuwangi, tepatnya mayoritas suku ini bermukim di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Dilihat dari segi profesi, suku using memiliki cukup banyak profesi, akan tetapi profesi utamanya adalah petani. Profesi lainnya adalah pedagang dan pegawai di bidang formal seperti karyawan, guru dan pegawai pemda. Suku Using tidak mengenal kasta, hal ini banyak dipengaruhi oleh agama Islam yang dianut oleh sebagian besar penduduknya.

Masyarakat Suku Using juga memiliki sejumlah acara adat yang diadakan setiap tahunnya yaitu Tumpeng Sewu atau Selamatan Bersih Desa. Upacara ini biasanya dilaksanakan pada hari Senin atau Jumat pertama di bulan Haji. Dilihat dari nama acara adat yaitu tumpeng sewu dan selamatan bersih desa, maka dapat ditarik maknanya adalah bahwa tumpeng sewu atau selamatan bersih desa adalah memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa agar penduduk desa terbebas dari malapetaka, terbebas dari kekeringan, selalu mendapatkan rezeki dari gusti Allah SWT dan selalu ingat dengan keagungan Allah SWT.

Dilihat dari segi tradisi, suku using mempunyai tradisi puputan, puputan adalah perang terakhir hingga darah penghabisan sebagai usaha terakhir mempertahankan diri terhadap serangan musuh yang lebih besar dan kuat. Dalam artian bahwa suku using mempunyai fisik yang kuat dan tangguh, memiliki sifat patriotik (mempertahankan daerahnya dari ancaman luar) serta memiliki semangat juang yang tinggi.

Selain itu, ada satu tradisi yang menjadi khas suku using ini, yaitu tradisi kebo – keboan, ratusan warga mengarak dua warga yang didandani seperti kerbau pembajak sawah yang diarak keliling desa. Tradisi turun-temurun suku using ini dilakukan sebelum memulai masa bercocok tanam dan merupakan wujud syukur atas hasil panen yang melimpah.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa filosofi pada penduduk bagian timur dari pulau jawa memang memiliki prinsip hidup yang sangat kuat, memiliki panutan hidup yang sangat kuat, meskipun tradisi tidak bisa dihilangkan, akan tetapi penduduk sekitar tidak lupa dengan Yang Maha Agung. Selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan juga penduduk suku using tidak mudah untuk menyerah, mereka pantang menyerah, menghadapi segala cobaan dengan sikap semangat juang yang tinggi.

Source https://dhonamryn.wordpress.com/ https://dhonamryn.wordpress.com/2013/01/14/38/
Comments
Loading...