Filosofi Setiap Gerak Yang Ditampilkan Dalam Pementasan Seni Raja Dogar (Domba Garut)

0 83

Filosofi Setiap Gerak Yang Ditampilkan Dalam Pementasan Seni Raja Dogar (Domba Garut)

Bentuk permainan Raja Dogar adalah reflika Laga Domba (Adu Domba) atau sekarang namanya menjadi Ketangkasan Domba Garut, baik cara dan ketentuan ketangkasan Domba tersebut diaplikasikan dengan penampilan layaknya Seni Barongsai yaitu dimainkan oleh dua orang pemain Domba, satu orang sebagai kepala dan satu orang lainnya sebagai badan dan ekor.

Kesenian Raja Dogar berfungsi sebagai Hiburan atau kalangenan yang dapat ditampilkan di berbagai acara dan arena (Panggung dan Helaran) di dalam maupun di luar ruangan. Selain dipergunakan untuk seni pertunjukan, juga sering dipergunalan untuk mengarak anak yang dikhitan dan acara-acara lain.

Musik pengiring Seni Raja Dogar masing menggunakan idiom music tradisional sunda, diantaranya adalah : seperangkat Kendang Pencak, Reog, Angklung, Tarangtang, Simbal, Bass Drum dan Kulanter. Konsep Iringan tersebut didasari karena dalam setiap perhelatan ketangkasan Domba Garut selalu ditampilkan Seni Kendang Pencak sebagai pengirinnya.

Dalam pementasan Seni Raja Dogar, dalam setiap gerak yang ditampilkan adalah manivestasi dari filosofi yang telah dilakukan oleh orang tua kita dahulu. Diantaranya :

  1. Seperti pembawa Umbul-umbul melambangkan kegembiraan masyarakat sewaktu menyambut kedatangan tamu kehormatan atau menyambut tamu yang diagungkan (pangagung). Umbul umbul (Bendera) yang berjumlah 6, melambangkan Rukun Iman.
  2. Bobotoh dan Wasit berjumlah 7 orang, melambangkan lapisan bumi dan langit kita ada 7 lapisan, dan warna hitam pada pangsi (kampret) melambangkan warna tanah.
  3. Domba berjumlah 2 ekor, melambangkan dua sisi dari kehidupan di dunia, ada siang dan malam, Baik dan benar, Lelaki dan Perempuan.
  4. Warna Hitam dan Putih pada 2 Domba melambangkan hal baik dan hal buruk.
  5. Pesilat selain dijadikan sebagai kembang desa juga diperlihatkan gerakan kekuatan dalam cara bela diri agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada intinya Seni Raja Dogar dalam pertunjukannya menampilkan gaya dan tatanan yang berbeda dengan jenis yang lain telah lebih dahulu ada.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbjabar/2015/05/29/kesenian-tradisional-kabupaten-garut/

Leave A Reply

Your email address will not be published.