Filosofi Jawa Tumbu Ketemu Tutup

0 3.027

Filosofi Jawa Tumbu Ketemu Tutup

Tumbu nemu tutup merupakan pepatah bahasa Jawa yang telah menjadi peribahasa yang populer di lingkungannya. Arti peribahasa tumbu nemu tutup adalah pas, cocok atau tepat. Sebab mencari tutup untuk tumbu adalah sangat susah. Karena biasanya tumbu dibuat tanpa tutup. Dan kalau sampai ada menemukan tutupnya,pastinya sangat ajaib, karena kemudian tumbu. Tumbu tersebut akan memiliki manfaat yang berlipat ganda. karena selain dapat berguna sesuai fungsinya, juga dapat di gunakan untuk menyimpan sesuatu agar tidak di semuti atau di laleri.

Hasil gambar untuk PERNIKAHAN JAWA

Tumbu adalah wadah yang di buat dari anyaman bambu dan di bentuk sedemikian rupa sehingga ada yang berbentuk oval ataupun segi empat. Tumbu ada yang besar dan ada juga yang kecil. Tumbu kecil biasanya di gunakan sebagai tempat nasi. Sedangkan yang besar bisa di manfaatkan untuk apa saja, seperti mengilas tempe, tempat menyimpan gabah kering, dan lain-lain.

Pepatah Tumbu nemu tutup dalam bahasa Jawa  di ucapkan untuk mengambarkan sesuatu yang serasi, tepat, pas, klop, atau hal-hal lain yang serupa baik yang memiliki makna positif ataupun negatif. Misalnya, seorang suami yang pemalas, mendapatkan istri yang malas juga, itu di katakan sebagai tumbu nemu tutup. Atau seseorang yang mempunyai teman yang serasi, kompak, saling mengisi dan melengkapi, juga dapat di katakan sebagai tumbu nemu tutup. Segala hal yang memberi kesan klop, serasi, pas, tepat, baik dalam konotais negatif ataupun positif dapat di katakan sebagai tumbu yang nemu tutup.

Source Filosofi Jawa Tumbu Ketemu Tutup Portal Informasi Online
Comments
Loading...