Filosofi Jawa : Batik Kembang Kantil Lambang Kasih Sayang Abadi

0 68

Batik Kembang Kantil Lambang Kasih Sayang Abadi

Dalam budaya Jawa, kembang kantil (Cempaka Putih / Magnolia) sebagai lambang cinta kasih yang abadi. Dalam upacara pernikahan, kembang kantil sering disematkan di telinga pengantin sebagai simbol agar kedua pasangan abadi selamanya.

Tetapi kembang kantil juga kerap dikaitkan dengan dunia mistis. Dalam dunia mistis ini dikenal adanya pelet kembang kantil yang digunakan untuk meningkatkan pesona diri agar mampu memikat lawan jenis. Dalam khazanah batik Indonesia juga dikenal batik dengan motif “kembang kantil”.

Batik dengan motif “kembang kantil” ini bentuknya berupa susunan kembang kanthil yang saling terhubung dengan ranting-ranting yang tidak terputus. Batik motif kembang kanthil ini melambangkan “tali rasa” (tansah kumanthil-kanthil), yaitu kasih sayang yang mendalam yang tidak terputus.

Kain batik dengan motif Kembang Kanthil dilukiskan dalam alur seperti kain batik motif Parang. Miring, dan paralel dalam posisi plus minus 45 derajat. Dalam pemakaiannya arah Kembang Kanthil ini harus selalu merunduk menghadap ke bawah, seperti yang terlihat dalam foto.

Hal ini juga bermakna bahwa walaupun si pemakai sewangi dan seindah seperti bermekarannya bunga Kanthil/Kenanga, tetapi dia harus tetap merunduk /sederhana dalam kehidupannya sehari-hari. Memberikan makna bahwa pemakainya seorang yang rendah hati dan mengenal etika pergaulan. Makna lain dari batik motif ini adalah agar pemakainya dalam pergaulan disenangi dan disayangi oleh sesamanya karena kesederhanaannya.

Source https://kepulauanbatik.com/ https://kepulauanbatik.com/2016/03/16/batik-kembang-kantil-milik-duta-batik-kartini/ https://furniturebatik.wordpress.com/2011/07/04/macam-makna-batik-1/

Leave A Reply

Your email address will not be published.