budayajawa.id

Filosofi Jajanan Iwel-Iwel

0 15

Terbuat dari tepung ketan, kelapa parut, sedikit garam dan ditengahnya diletakkan gula merah/gula aren dan dibungkus daun pisang berbentuk limas segitiga dan ditusuk lidi sebagai pengikat bungkusan daun pisangnya dan kemudian dikukus. Tapi menurut saya lebih enak kalau dari beras ketan yang direndam terus digiling. Teksturnya jadi lebih kasar dibandingkan pakai tepung ketan.

Kata Iwel-iwel sendiri konon katanya dari potongan do’a kepada orang tua Rabbighfirli waliwalidayy. Namun karena lidah orang Jawa sukar melafalkannya maka jadinya iwel-iwel. Ada juga cerita kata Iwel-iwel berasal dari kata bahasa jawa yaitu Kemiwel yang artinya menggemaskan. Itu kenapa ketika bayi yang baru lahir biasa dibuatkan iwel-iwel, biar bayinya sehat, lucu, menggemaskan. Filosofi dari kue Iwel-iwel adalah harapan kedua orang tua semoga anak menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua.   Iwel-iwel adalah kue yang dibuat untuk menyambut kelahiran anak juga saat memperingati hari kelahiran anak.

Source https://aduhaai.wordpress.com https://aduhaai.wordpress.com/2018/01/27/filosofi-jajanan-iwel-iwel/
Comments
Loading...